Cadangan Nikel RI Disebut hanya Bertahan 9 Tahun Lagi, Bahlil: Di Papua Belum Diapa-apain

Atikah Umiyani
Cadangan nikel RI disebut hanya bertahan 9 tahun lagi, Menteri Investasi Bahli Lahadalia membantah. (Foto: Okezone)

Selain itu, Bahlil juga menyebutkan Indonesia baru menggarap nikel secara masif pada 2017-2018. Karena itu, pemerintah akan tetap mendorong pembangunan smelter nikel, yang ditargetkan mencapai 53 smelter pada 2024. Dia pun meyakini langkah tersebut dapat menambah 40 persen nilai tambah nikel. 

Sementara untuk menjaga keseimbangan produksi nikel, pemerintah mengedepankan pemakaian teknologi dan energi terbarukan. 

"Jadi kalau dibilang mau dibatasi, cara membatasinya adalah dengan membuat mereka jangan bikin nilai tambahnya 80 persen tapi harus dengan sampai end to end," tuturnya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Bahlil Buka Suara soal Stok BBM di SPBU Shell Kosong

Nasional
7 hari lalu

UNICEF Puji Upaya Indonesia Bangun Generasi Masa Depan Lewat Program MBG

Nasional
12 hari lalu

Antam-Huayou Bentuk Konsorsium Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp100 Triliun

Nasional
15 hari lalu

Bahlil Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional, Segera Rapat Perdana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal