BRI Setor Dividen Rp23 Triliun ke Kas Negara

Anggie Ariesta
Direktur Utama BRI, Sunarso. (Foto: dok BRI)

"Keuntungannya dikembalikan kepada rakyat melalui pemerintah dalam bentuk dividen sesuai pemerintah itu Rp23 triliun dan kemudian sekitar Rp20 triliun diberikan kepada pemegang saham publik," ungkap Sunarso.

Dia menjelaskan, sisa laba dengan bagian 15 persen atau sebesar Rp7,7 triliun akan digunakan untuk saldo ditahan.

Dengan dividen payout ratio mencapai 85 persen, perseroan memiliki struktur modal yang kuat dan likuiditas yang cukup dalam rangka ekspansi bisnis dan juga untuk antisipasi risiko yang mungkin terjadi dalam pengelolaan bank yang akan datang.

Dengan rasio pembayaran dividen 85 persen dari laba tahun buku 2022 serta total shareholder return yang optimal untuk tahun-tahun kedepannya tapi BRI juga tetap mempertahankan rasio kecukupan modalnya atau CAR perseroan tetap dijaga di kisaran 20 persen.

"Sehingga saya tegaskan bahwa 2-3 sampai 4 tahun kedepan BRI akan tetap tumbuh secara agresif karena memiliki kecukupan modal dan juga memiliki kecukupan likuiditas serta telah memiliki target pertumbuhan, sumber pertumbuhan baru yang jelas melalui segmen ultra mikro," tutur SUnarso.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Pastikan Evaluasi Operasional DSI 3 Bulan Pertama sejak Beroperasi

57 tahun lalu

BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang DIA 2026

57 tahun lalu

Resmi, Ekspor Batu Bara hingga CPO Wajib Lapor DSI Mulai Besok

57 tahun lalu

Craftote Tembus Pasar 4 Negara lewat Pemberdayaan BRI, Produk Serat Alam Go Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal