Bermodal Rp300.000, Pria Asal Yogyakarta Ini Sukses Jualan Ikan Channa hingga Raup Puluhan Juta

Ikhsan Permana SP
Pria asal Yogyakarta, Ganang Ginanjar sukses menjadi seorang penjual ikan channa. (Foto: YouTube CapCapung)

Tak selalu berjalan mulus, Ginan sempat merasa putus asa setelah pada tahun 2019 penjualannya di Facebook tak kunjung mendapatkan pelanggan. Namun, setelah melakukan riset dan berbagi pengalaman dengan para senior dalam merawat ikan channa, pada tahun 2020 dia melihat sebuah pasar baru yakni melalui Instagram.

"Fokus jualan di tahun pertama itu pula segmen (ikan) channa itu lagi naik follower-nya, langsung cepet bertambah sampai 60.000-an. Nah di situ jualannya terangkat juga karena konten kita di Instagram itu kita maksimalkan biar menarik jadinya konsumen pun berdatangan dari Instagram itu dan sampai sekarang banyak akhirnya yang jualan di Instagram juga," ucapnya.

Setelah 1,5 tahun berusaha di kos-kosan, Ginan akhirnya mampu membuka sebuah kios yang cukup besar untuk menampung semua ikan channa peliharaannya.

Jangkauan pasar usaha ikan channa miliknya sudah mencapai pasar internasional, bahkan sudah merambah ke negara-negara di Asia, Eropa dan Amerika.

"Instagram jangkauannya bisa sampai keluar negeri ya, kita biasanya punya pelanggan di Malaysia, Brunei, Vietnam bahkan pernah juga sampai ke Spanyol untuk pengirimannya ke Eropa juga bisa cuman sekarang untuk Spanyol untuk Eropa dan Amerika sekarang udah dibatasi jadi bisanya ke lingkup Asia saja," ucapnya.

Harga ikan channa yang dijual oleh Ginan sangatlah bervariasi, mulai dari Rp30.000 per ekor hingga ada yang mencapai Rp40 juta per ekor.

"Kalau untuk penjualan itu biasanya kalau Harbolnas dalam beberapa hari itu bisa tembus ratusan paket untuk pengiriman di Indonesia, itu bervariasi ada yang pelet, ada yang ikan, ada yang belinya cuman satu, ada yang beli partaian, banyak juga bisa biasanya, itu kalau Harbolnas paling banyak, kalau untuk hari-hari biasa Paling kita kirim 30 paket," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Tarik Utang Rp305,5 Triliun, Setara 36,7 Persen dari Target APBN 2026

57 tahun lalu

Yogyakarta jadi Destinasi Favorit Penumpang Kereta saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

57 tahun lalu

Viral Patungan APBN untuk Lunasi Utang, Kemenkeu: Berita Hoaks

57 tahun lalu

Ortu Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Luapkan Amarah: Anak Saya Luka di Punggung-Bibir!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal