Selanjutnya, Uni Eropa membatasi Rusia dalam akses pasar, layanan modal, serta keuangan terhadap negara-negara Uni Eropa.
Setelah membekukan semua aset milik Putin dan Lavrov, pemerintah Inggris menambahkan kedua orang tersebut ke daftar oligarki Rusia yang rekening bank dan propertinya dibekukan di negara tersebut.
Inggris terlebih dahulu telah membekukan aset bank Rusia, VTB dan produsen senjata Rostec, dan melarang penerbangan maskapai penerbangan utama Rusia Aeroflot dari wilayah udaranya.
Jepang turut memberikan sanksi ekonomi terhadap Rusia dengan melarang penerbitan obligasi di negaranya. Kemudian, Jepang menjatuhkan sanksi terhadap bank sentral Rusia, di antaranya pembatasan transaksi antar kedua negara.
Selain itu, Jepang akan memberlakukan pembatasan ekspor terhadap Belarusia, dan menjatuhkan sanksi terhadap organisasi dan individu asal negara tersebut yang membantu Rusia dalam invasi ke Ukraina.