Berikut Deretan Perusahaan Migas Asing yang Hengkang dari Indonesia

Athika Rahma
Belum lama ini ConocoPhilips Indonesia memutuskan melepas asetnya di Blok Corridor. Hal ini menjadikan investasi asing sektor hulu migas Indonesai menjadi sepi. (foto: Ilustrasi/Istimewa)

"Alasannya sudah disampaikan Bapak Kepala SKK Migas tadi bahwa mereka meningkatkan seluruh portofolio mereka di seluruh dunia dan menerka-nerka bahwa investasi di negara lain lebih menguntungkan mereka. Jadi mereka mengutamakan itu," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR, Jakarta, Senin (24/8/2020) lalu.

2. Chevron Indonesia
Chevron mengakhiri kontraknya di Blok Rokan yang berakhir pada 8 Agustus 2021. Pengelolaan blok ini akhirnya dilanjutkan oleh Pertamina. Selain itu, perusahaan asing ini juga berencana hengkang dari proyek Indonesia Deep Water Development (IDD) di Kalimantan Timur.

3. Total
Total dilaporkan sudah menghentikan aktivitas operasinya di Blok Mahakam per 1 Januari 2018 lalu setelah dikelola selama 50 tahun. Kini, Pertamina mengambilalih kelola blok tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Bisnis
2 hari lalu

Harga BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo Kompak Turun per Februari 2026, Simak Daftarnya

Nasional
31 hari lalu

Perusahaan Migas Raksasa Dunia Buka Suara usai Trump Incar Minyak Venezuela

Bisnis
2 bulan lalu

PHR Terapkan Teknologi CEOR, Dongkrak Produksi Minyak di Lapangan Tua

Nasional
2 bulan lalu

BBM Kembali Tersedia di SPBU Shell hingga Vivo, Berikut Daftar Harganya 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal