Begini Kondisi Credit Suisse setelah Diselamatkan UBS Setahun Lalu

Aditya Pratama
Setahun setelah krisis perbankan yang meruntuhkan Credit Suisse, pihak berwenang masih mempertimbangkan cara memperbaiki kerentanan pemberi pinjaman. (Foto: Reuters)

Peraturan yang diperkenalkan setelah krisis keuangan 2008 tidak banyak membantu mencegah kehancuran yang terjadi tahun lalu, karena nasabah menarik uang tunai dari bank dengan intensitas yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Salah satu kelemahan utama yang muncul tahun lalu adalah kebutuhan likuiditas bank yang terbukti tidak mencukupi. Simpanan yang menembus miliaran di Credit Suisse keluar dalam hitungan hari dan menghabiskan dana yang tampaknya merupakan penyangga uang tunai.

Diperkenalkan setelah krisis keuangan 2008, rasio cakupan likuiditas (LCR) telah menjadi indikator utama kemampuan bank untuk memenuhi permintaan uang tunai.

LCR mengharuskan bank untuk memiliki aset yang cukup yang dapat ditukar dengan uang tunai agar dapat bertahan dari tekanan likuiditas yang signifikan selama 30 hari.

Regulator Eropa sedang memperdebatkan apakah akan memperpendek periode tekanan akut untuk mengukur buffer yang dibutuhkan bank dalam jangka waktu yang lebih pendek, misalnya satu atau dua minggu, menurut sumber yang mengetahui hal tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS

57 tahun lalu

BPA Kejagung Serahkan Hasil Lelang hingga Penelusuran Aset Edi Tansil Senilai Rp1,02 Triliun ke Kemenkeu 

57 tahun lalu

MNC Bank Bagikan Hadiah Tabungan Dahsyat Berhadiah Uang Tunai hingga Motor untuk Nasabah Setia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal