JAKARTA, iNews.id - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp41,3 triliun atau setara Rp336 per saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (12/3/2026).
Adapun, angka ini setara dengan 72 persen dari total laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp57,5 triliun.
Dividen total tersebut sudah mencakup dividen interim sebesar Rp55 per saham yang telah disalurkan pada Desember 2025. Dengan demikian, pemegang saham akan menerima sisa pembayaran sebesar Rp281 per saham.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong mengatakan, peningkatan rasio dividen ini merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan atas kinerja solid bank sepanjang tahun lalu.
“Kami optimistis perekonomian tanah air akan melanjutkan pertumbuhan positif pada tahun 2026, meskipun ada beberapa tantangan yang perlu diantisipasi, termasuk dinamika perekonomian global hingga kondisi geopolitik. BCA berupaya turut mendukung momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan mendorong penyaluran kredit ke berbagai segmen dan sektor, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” kata Hendra.