Batik Asal Indonesia Tembus Pasar Eropa-Amerika, tapi Dibuat di India

Iqbal Dwi Purnama
Ketua Umum APPBI Komarudin Kudiya menyebut bahwa saat ini banyak produk batik asal Indonesia yang hanya dikirim ke India dalam bentuk kain. (Foto: Info batik)

Menurut Komarudin, setiap negara tidak bisa menerima secara langsung produk-produk batik yang dihasilkan dari Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan pengenalan oleh pemerintah, seperti motif apa yang disukai oleh pasar di luar negeri.

"Motif batik kita sendiri sebetulnya tidak terpakai, tapi proses produksi batiknya yang digunakan," tuturnya.

Di samping itu, pemerintah juga diminta untuk mendukung dari sisi kelengkapan peralatan di industri batik sendiri. Mengingat, batik juga merupakan warisan budaya yang patut untuk dipelihara eksistensinya, terutama sebagai identitas budaya Indonesia.

Salah satu perlatan yang juga dibutuhkan oleh para pengrajin batik di tanah air adalah alat pengering cat. Sebab, cat yang digunakan untuk batik tulis cukup rentan terhadap cuaca. Maka, ketika musim hujan atau musim dingin datang, maka proses pewarnaan otomatis akan terganggu.

"Karena batik ini ada kaitannya dengan cuaca, di kita ini, kalau sudah mulai bulan September, Oktober, November, itu intensitas hujan agak tinggi, sementara beberapa cat pewarna ketika harus menghendaki warna pas, harus menggunakan panas matahari. Kalau kita tidak memiliki alat, maka itu tidak akan maksimal," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
1 hari lalu

Aksi Sigap Petugas Saudi Selamatkan Jemaah Indonesia dari Serangan Jantung di Masjid Nabawi

Internasional
1 hari lalu

Wali Kota New York Mamdani Minta Raja Charles Kembalikan Berlian Hiasi Mahkota Ratu Inggris 

Internasional
3 hari lalu

Pria Ini Bawa Jenazah Adiknya yang Telah Dimakamkan ke Kantor Bank, Alasannya Bikin Miris

Haji dan Umrah
3 hari lalu

PPIH Arab Saudi Rekrut Ratusan Mahasiswa Mesir hingga Yaman untuk Atasi Kendala Bahasa

Nasional
5 hari lalu

Airlangga Sebut Risiko Resesi RI Lebih Rendah dari AS: di Bawah 5%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal