Bapanas Sebut RI Defisit Beras 2,8 Juta Ton di Awal 2024, Dipenuhi lewat Impor

Atikah Umiyani
Bapanas mencatat terdapat defisit beras sekitar 2,8 juta ton akibat dampak El Nino pada Januari dan Februari 2024. Defisit ini akan ditutup melalui impor. (Foto: Istimewa)

Lebih lanjut, Arief menyebut, nantinya impor beras akan dilakukan dari beberapa negara, termasuk Vietnam, Thailand, dan China. Dia juga melaporkan bahwa pihaknya akan melakukan tindak lanjut dengan beberapa negara, yang telah dibahas dengan Presiden Jokowi.

"Kami juga melaporkan bahwa akan mem-follow up beberapa yang sudah dengan Pak Presiden, yang dari China, kemudian dari Thailand dan Vietnam," katanya.

Kendati demikian, Arief menekankan bahwa importasi yang diarahkan untuk menutupi defisit tersebut, dengan syarat agar harga beras di tingkat petani tetap terjaga seperti kondisi saat ini.

"Syaratnya memang harga di tingkat petani tetap dijaga baik seperti hari ini," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Sebut El Nino Berdampak Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026

57 tahun lalu

RI Mau Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Bidik Harga di Atas Rp16.000 per Kg

57 tahun lalu

El Nino Diperkirakan Terjadi Pertengahan 2026, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla

57 tahun lalu

Prabowo Pimpin Panen Raya Udang Vaname 75 Ton di Kebumen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal