Banyak Mal Besar Dulu Ramai Sekarang Sepi Pengunjung, APPBI Beberkan Penyebabnya

Advenia Elisabeth
Banyak mal besar dulu ramai sekarang sepi pengunjung, APPBI beberkan penyebabnya

Dia menjelaskan, mal atau pusat perbelanjaan yang hanya mengedepankan fungsi belanja bisa kalah bersaing dengan e-commerce. Seperti diketahui, belanja online sudah menjadi budaya baru masyarakat Indonesia sejak pandemi Covid-19. 

Maka itu, kata dia, penting bagi pengelola mal untuk menambah fungsi lain. Misalnya, mengadakan event-event yang mengundang bintang tamu, menyediakan wahana permainan, dan lainnya.

"Fungsi lain dari pusat perbelanjaan akan selalu berubah dari waktu ke waktu karena pusat perbelanjaan sangat erat dengan lifestyle (gaya hidup) yang cepat sekali berubah setiap waktu," tutur Alphonzus. 

Dia menuturkan, data APPBI menunjukkan banyak pusat perbelanjaan yang mampu dan telah berhasil memberikan fungsi lain selain sebagai tempat belanja, sehingga diminati dan banyak dikunjungi masyarakat. Bahkan, tingkat kunjungannya mencapai 100 persen.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
15 hari lalu

Mal di Jakarta Utara dan Barat Paling Terdampak Cuaca Buruk, Kunjungan Merosot!

Nasional
15 hari lalu

Pengusaha Ungkap Banjir dan Cuaca Ekstrem Buat Masyarakat Ogah Pergi ke Mal

Megapolitan
17 hari lalu

DPW Partai Perindo DKI: Jakarta Butuh Ruang Publik, Bukan Mal Baru

Megapolitan
1 bulan lalu

Penumpang KRL Commuter Line Tembus 724.536 saat Libur Natal, Stasiun Bogor Paling Ramai 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal