Bantu Tingkatkan Produksi Beras Petani, Perum Bulog Gencar Lakukan Huluisasi

Tim iNews.id
Perum Bulog menggencarkan program huluisasi bernama Mitra Tani. (Foto: Dok. Perum Bulog)

“Dengan banyaknya aset yang kami miliki di seluruh provinsi Indonesia, termasuk 1.600 gudang serta 10 Sentra Penggilingan Padi modern yang ditunjang teknologi berupa dryer mekanis, kami bisa secara efektif dan efisien menyerap dan mendistribusikan hasil produksi beras hingga ke pelosok-pelosok,” kata Sonya.

Sementara, Peneliti dan Akademisi dari Universitas Indonesia, Pos M. Hutabarat pada buku Pentingnya Stabilisasi Pangan Indonesia, menyebut bahwa petani beras di Indonesia belum keluar dari kemiskinan walaupun kesejahteraan petani mengalami perbaikan dalam 6 tahun terakhir. Ini tercermin dari meningkatnya angka Nilai Tukar Petani (NTP).

"Tetapi pendapatan rata-rata petani padi dari hasil usaha tani masih sangat rendah, di bawah Upah Minimum Regional (UMR)," tulis Pos Hutabarat.

Untuk itu diperlukan upaya agar profesi petani ini masih menarik bagi generasi muda sehingga hasil produksi tetap terjaga.

“Profesi petani harus diupayakan untuk bisa menarik minat generasi muda. Bagaimana caranya agar pendapatan yang mereka peroleh dari bertani, bisa bersaing dengan pendapatan yang diterima oleh generasi muda yang bekerja di kantoran,” ucap Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krishnamurthi.

Bayu menambahkan, melalui Mitra Tani, Perum Bulog hadir mendampingi para petani memecahkan persoalan yang bisa mempengaruhi produksi berasnya.

Program transformasi dari hulu ke hilir yang sedang dilaksanakan oleh Bulog memiliki 4 visi yaitu kepercayaan, kepemimpinan pada rantai pasok pangan, pelayanan prima dan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Prabowo Ungkap Peran Besar Petani: Kau Pahlawan Sebenarnya, Terima Kasih

3 hari lalu

Prabowo soal Keluhan Harga Beras Mahal: Suruh Tanam Padi Sendiri, Enak Aja

3 hari lalu

Prabowo: Ada Petani Lapor Bisa Liburan ke Hong Kong, Saya Senang

3 hari lalu

Harga Gabah Tembus Rp7.000 per Kg, Bapanas: Petani Lagi Bahagia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal