Bank Nasional Swiss Naikkan Suku Bunga Jadi 0,5 Persen, Keluar dari Zona Negatif

Jeanny Aipassa
Schweizerische National Bank atau Bank Nasional Swiss. (Foto: Reuters)

Imbal hasil obligasi pemerintah Swiss turun setelah pengumuman SNB. Sementara franc Swiss turun secara luas, jatuh terhadap dolar, euro, dan poundsterling, karena pasar telah memperkirakan kenaikan suku bunga 100 basis poin oleh SNB. 

Menurut dia, SNB masih akan menggunakan intervensi valas, membeli mata uang asing untuk mengendalikan apresiasi berlebihan dari franc Swiss atau menjualnya untuk menopang mata uang. 

Keputusan SNB untuk menaikkan suku bunga mengikuti kenaikan harga di Swiss dan gerakan hawkish oleh bank sentral negara-negara lain yang mencoba untuk menahan inflasi yang bangkit kembali akibat lonjakan harga komoditas energi, tingkat pengangguran, dan hambatan rantai pasokan.

Federal Reserve AS menaikkan suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin lagi pada hari Rabu (21/9/2022), menjadi kenaikan ketiga berturut-turut. 

Bank Sentral Norwegia juga menaikkan suku bunga setengah basis poin pada Kamis (22/9/2022). Sementara Bank of England diperkirakan akan menaikkan suku bunganya sebesar 50 basis poin pada hari Kamis. Baca selengkapnya

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Rate Naik jadi 5,75%, Airlangga Minta Himbara Tahan Bunga Kredit

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Breaking News: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

57 tahun lalu

Gubernur BI Ungkap 4 Paket Operasi Moneter untuk Jaga Nilai Tukar Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal