Bank Mandiri Kucurkan Kredit Digital Rp192,8 Miliar hingga Akhir Juni

Michelle Natalia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). (Foto: Antara)

Dia menjelaskan, inisiatif Bank Mandiri melakukan channeling dengan e-commerce dan fintech P2P juga dilatarbelakangi keinginan untuk membuka target pasar baru, yaitu pelaku usaha yang secara size business sudah layak, namun belum bankable.

"Nah ini merupakan strategi untuk memitigasi risiko di mana mitra platform digital menjadi refferal calon debitur," katanya.

Donsuwan mengungkapkan, kolaborasi ini akan membuat industri perbankan lebih cepat beradaptasi pada perubahan zaman, seperti semakin berkembangnya bisnis model economic sharing.

Salah satu contoh nyata adaptasi Bank Mandiri terhadap perkembangan digital adalah aplikasi Mandiri Pintar (Pinjaman Tanpa Ribet).

"Aplikasi ini memangkas proses administrasi dalam pengajuan kredit mikro produktif karena nasabah tidak akan direpotkan lagi dengan permintaan dokumen dan persetujuan bisa diperoleh dalam 15 menit sejak permohonan diinput ke sistem oleh tenaga pemasar," katanya.

Selain itu, nasabah maupun masyarakat juga tidak perlu mendatangi kantor cabang Bank Mandiri untuk mengajukan kredit mikro. Sebab, melalui aplikasi ini, tenaga pemasar mikro Mandiri yang saat ini berjumlah lebih dari 6.700 orang dapat memproses kredit langsung dari lokasi nasabah berada. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mandiri Berbagi ke Seantero Negeri

57 tahun lalu

Laba Bank Mandiri Tumbuh 18,9% jadi Rp18,1 Triliun per April 2026

57 tahun lalu

Maknai Hari Kebangkitan Nasional, Bank Mandiri Salurkan 28.000 Paket Sembako

57 tahun lalu

Bank Mandiri Bagikan Ribuan Paket Buku melalui Mandiri Peduli Sekolah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal