Anggi menyampaikan bahwa kemitraan ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam memperluas ekosistem digital sekaligus mendorong literasi keuangan di lingkungan pendidikan.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan dan kolaborasi dengan Bank Mandiri selama lima tahun terakhir. Kemitraan ini menunjukkan sinergi antara sektor keuangan dan dunia pendidikan dalam mendorong literasi serta inklusi keuangan. Kami akan terus memperkuat layanan berbasis digital agar sesuai dengan kebutuhan alumni UII yang semakin berkembang,” ujar Anggi di Jakarta, Senin (10/11/2025).
Integrasi layanan Mandiri Tabungan, Kartu Debit, E-Money, dan Mandiri Payment and Collection memungkinkan alumni melakukan transaksi dengan lebih cepat dan efisien, mulai dari pembayaran iuran keanggotaan, transaksi kebutuhan harian, hingga belanja di e-commerce maupun merchant offline.
Pengisian saldo dapat dilakukan melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, ATM, atau lebih dari 2.000 cabang Bank Mandiri di seluruh Indonesia. Alumni juga dapat membuka rekening baru maupun mengganti kartu debit yang telah dimiliki menjadi Mandiri Debit Co-Brand IKA UII di kantor cabang terdekat.
Ari Yusuf menilai kerja sama ini membawa manfaat langsung bagi jaringan alumni dan mendukung kemandirian sistem keuangan nasional.
“Sejak kolaborasi dimulai pada 2020, kemitraan dengan Bank Mandiri telah memberikan manfaat bagi ribuan alumni UII di seluruh Indonesia. Hingga kini, lebih dari 11.500 kartu Co-Brand telah diterbitkan. Transformasi ke jaringan GPN menjadi langkah strategis yang memperkuat sistem transaksi domestik dan memperluas layanan bagi anggota,” katanya.
Kolaborasi antara Bank Mandiri dan IKA UII mencerminkan akselerasi hubungan strategis antara sektor perbankan dan dunia pendidikan. Sinergi ini diharapkan dapat memperluas inklusi keuangan di kalangan akademisi, memperkuat jaringan alumni, serta mendukung pertumbuhan ekosistem digital Bank Mandiri yang berkelanjutan.