Bangun Pabrik Es Krim Terbesar di Indonesia, Investor China Kucurkan Rp2,5 Triliun

Advenia Elisabeth
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita (tengah) meresmikan Pabrik Es Krim PT Yili Indonesia Dairy di Bekasi, Jumat (10/12/2021). (Foto: Istimewa)

“Ekspansi ini dibutuhkan Indonesia. Tidak hanya menambah nilai ekonomi, tetapi juga menambah serapan tenaga kerja. Kami berharap, dari tenaga kerja yang sudah terserap sebanyak 270 orang ini akan terus bertambah sesuai dengan tergetnya yang akan mencapai 5.000 orang,” ujar Agus Gumiwang.

Berdasarkan laporan dari IHS Markit, tambah Menperin, Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia selama 2021 ini didominasi pada level di atas 50 atau menandakan dalam tahap ekspansif. 

"Pada November 2021, PMI Manufaktur Indonesia berada di level 53,9,” cetusnya.

Sementara itu, Komisaris Yili Group, Pan Gang menyampaikan, ke depannya, Yili Group akan terus meningkatkan inovasi produk serta menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia. 

“Yili Group juga akan berpartisipasi secara aktif ke dalam pengembangan ekonomi lokal dan bekerja sama dengan mitra untuk memberi manfaat bagi lebih banyak orang di Indonesia,” ungkap Agus Gumiwang.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MNC Sekuritas dan KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal, Bekali Mahasiswa Literasi Keuangan

57 tahun lalu

Pendiri SoftBank Masayoshi Son Jadi Orang Terkaya di Asia, Hartanya Tembus Rp1.750 Triliun

57 tahun lalu

Yuk Belajar Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas Sore Ini, Begini Cara Ikutnya

57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Suami Bunga Zainal Kena Tipu Cek Kosong Rp2,6 Miliar gegara Investasi Batu Bara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal