Bakal Jadi Miliarder, Bos Grab: Saya Tidak Pernah Menghitung Harta karena Tak Penting

Djairan
CEO & Cofounder Grab, Anthony Tan. (Foto: Ist)

Tan mendirikan Grab bersama Tan Hooi Ling yang saat ini juga memiliki saham Grab. Keduanya kuliah di Harvard Business School pada 2009-2011. Mereka memiliki ide untuk berbisnis layanan taksi berbasis teknologi di Malaysia.

Pada 2012, keduanya membuat aplikasi MyTeksi yang fokus pada layanan taksi. Kemudian, markas perusahaan pindah ke Singapura setelah mendapatkan kucuran dana dari investor. Pada 2016, perusahaan tersebut melakukan rebranding dengan nama Grab.

Pada 2020, pendapatan Grab mencapai 1,6 miliar dolar AS. Perusahaan menargetkan EBITDA berubah menjadi positif pada 2023 dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 42 persen dalam tiga tahun ke depan.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Internet
13 hari lalu

Kembangkan Kecerdasan Buatan, Grab Operasikan Lebih 1.000 Model AI dan Machine Learning

Motor
27 hari lalu

Grab Gelontorkan Rp100 Miliar untuk Pengemudi, Ini Tanggapan Pemerintah

Mobil
1 bulan lalu

Grab dan GAC Siapkan 20.000 Armada Kendaraan Listrik di Asia Tenggara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal