Bahlil Ungkap Pajak Hiburan yang Tinggi Bisa Ganggu Investasi: Tidak Ada Orang Masuk Kalau Begini 

Iqbal Dwi Purnama
Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia sebut pajak hiburan yang tinggi bisa ganggu investasi (Foto: Iqbal Dwi Purnama)

"Sebagai mantan pemakai jasa, waktu dulu ya, waktu saya masih pengusaha kan jasa jasa begini banyak sekali, karena lobinya di situ, kalau (pajak) tinggi, biaya produksi tinggi, harga jual tinggi, tidak kompetitif, itu dampaknya kesana," kata dia. 

Namun, Bahlil mengungkapkan saat ini pemerintah tengah melakukan kajian ulang terkait rencana penerapan pajak hiburan yang naik dari minimal  0 - 75 persen menjadi minimal 40% - 75 persen. Hal itu merupakan implementasi dari UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD). 

"Rasa-rasanya begitu (bisa mengganggu iklim invetasi), tapi ini kan belum ditetapkan, tapi feeling saya akan berdampak yang kurang pas," ucap Bahlil.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

Bahlil Buka Suara soal Stok BBM di SPBU Shell Kosong

Nasional
2 hari lalu

Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari

Nasional
5 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
6 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal