Bahlil Ungkap Nilai Investasi di Luar Pulau Jawa Selalu Lebih Tinggi sejak 2020

Agung Bakti Sarasa
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa investasi di luar Pulau Jawa selalu lebih besar ketimbang di Jawa sejak 2020. (Foto: Istimewa)

"Idealnya akan kita dorong ke depan adalah harus 50:50 antara Jawa dan luar Pulau Jawa," katanya.

Bahlil menilai, investasi tersebut sebagai instrumen untuk menciptakan kawasan-kawasan pertumbuhan ekonomi baru

"Dan sekaligus sebagai instrumen penetrasi dalam rangka memberikan rasa keadilan, pemerataan pertumbuhan dan kesejahteraan yang baik. Dan ini juga sebagai strategi menurunkan angka kemiskinan dan menurunkan gini rasio," ucapnya.

Di tahun ini, pemerintah akan berusaha berusaha mempertahankan pertumbuhan ekonomi tetap di atas 5 persen, dengan target investasi Rp1.650 triliun.

"Maka target kita dinaikan, kalau 1.650 triliun berarti di akhir masa jabatan Jokowi kenaikan investasi sudah melebihi 100 persen hanya dalam waktu 5 tahun," ujarnya.

"Makanya dalam kontribusi pertumbuhan ekonomi kita sekarang, investasi itu sudah mencapai 30-31 persen. Karena rumusnya adalah konsumsi plus investasi, ekspor impor serta suspend pemerintah," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Hore! Pemerintah Gelontorkan Rp911,16 Miliar untuk Diskon Transportasi Mudik Lebaran 2026

Nasional
1 hari lalu

Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari

Nasional
4 hari lalu

Purbaya: Ekonomi Sudah Berbalik Arah, Pertumbuhan akan Lebih Cepat!

Nasional
4 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal