Sebelumnya, Kepala OIKN Bambang Susantono menuturkan, pada tahapan groundbreaking bulan ini, pihaknya tengah fokus mencari investor untuk memenuhi kelengkapan ekosistem sebuah ibu kota. Lembaga keuangan seperti perbankan, diharapkan bisa masuk menjadi peserta groundbreaking pada tahun ini.
"Kita ingin kelengkapan ekosistem, misalnya sekarang rumah sakit sudah empat, hotel sudah enam, mall sudah tiga sampai empat, kita ingin kelengkapan lain, misal sektor perbankan ingin kita perkuat. BI sudah LPS sudah, OJK, kemudian teman teman dari bank akan masuk kesana, itu yang kita harapkan jadi ekosistem untuk memberikan kekuatan ekonominya," ucap Bambang.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar menambahkan, pihaknya akan membangun gedung kantor di IKN dengan mengusung konsep Green Building. Hal ini mendukung cita-cita pembangunan kota ke depannya yang dianggap ramah lingkungan.
"Karena di IKN itu kan semuanya basisnya green ya, pasti sama kita juga akan tampil dan juga layanan kita pasti berbasis digital," ucap Alexandra.
Jika mengutip laporan Badan Otorita, selain Bank Mandiri, BCA juga ditargetkan masuk ke IKN pada groundbreaking bulan ini untuk membangun kantor di ibu kota baru.
Selain itu, grounbreaking juga rencananya dilakukan untuk pembangun convention center oleh Royal Golden Eagle Group. Sedangkan untuk pembangunan sektor logistik hub, rencananya bakal dilakukan oleh Sinar Primera Group yang membangun kawasan pergudangan di IKN.
Selain itu, Ciputra Group juga rencananya juga bakal melakukan groundbreaking di IKN pada bulan Februari mendatang untuk membangun hunian hijau, hotel, dan lapangan golf.