Aturan DMO Batu Bara Dievaluasi, PLN: Kamu Mau Listrik Naik?

Isna Rifka Sri Rahayu
ilustrasi. (Foto: Sindonews.com)

JAKARTA, iNews.id - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) berharap kebijakan kewajiban pengalokasian batu bara untuk kebutuhan domestik (domestic market obligation/DMO) tak dicabut. Hal tersebut menyusul rencana pemerintah mengevaluasinya kebijakan itu akhir tahun ini.

Direktur Perencanaan Korporat PLN, Syofvi Felienty Roekman berharap rencana tersebut tidak terwujud. Jika aturan DMO batu bara dicabut, kata dia, akan berpengaruh pada tarif listrik.

"Doain ya. Kamu mau listrik naik? Kalau mau naik, DMO batu bara kembali (dicabut)," ujarnya di Hotel Gran Mahakam, Jakarta, Jumat (3/8/2018).

Aturan DMO batu bara tercantum pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 23 K/30/MEM/2018 yaitu persentase minimal pasokan batubara dalam negeri ditetapkan sebesar 25 persen dari produksi batubara nasional dengan harga yang dipatok maksimal 70 dolar AS per metrik ton.

BUMN listrik tersebut tengah mendapatkan tugas dari pemerintah untuk tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 di tengah kenaikan harga minyak dan batu bara. Namun, Syofvi menyerahkan kepada pemerintah jika memang mengutak-atik aturan DMO, baik dari sisi porsi maupun batas harga. "Itu urusan pemerintah," kata Syofvi.

Presiden Joko Widodo sebelumnya dikabarkan telah membatalkan rencana mengubah aturan DMO batu bara.  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Panjaitan mengaku tak ada niat untuk mencabut DMO karena beleid tersebut bertujuan memastikan pasokan batu bara kepada PLN terpenuhi sekaligus dengan harga yang terjangkau.

"Tidak ada dari awal intensi kami untuk menghapus DMO. DMO itu harus diberikan yang jumlahnya kira-kira 92 juta ton ke PLN supaya PLN tidak pernah terganggu," kata Luhut di kantornya, Jakarta, Rabu (1/8/2018).

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
6 hari lalu

Penjualan Listrik PLN Indonesia Power Tembus 82,17 TWh, Operasikan 3 Pembangkit Baru

6 hari lalu

ESDM Perketat Pengawasan DMO, PLN Diminta Percepat Kontrak Pasokan Batu Bara

9 hari lalu

Prabowo Ungkap Rencana Bangun 100 Gigawatt Pembangkit Tenaga Surya: Tahun Ini Dimulai 17 GW

10 hari lalu

Polisi Usut Kasus Korupsi Batu Bara, Asabri dan Krakatau Steel: Atensi Presiden agar Diungkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal