Di sisi lain, jaringan distribusi AQUA yang luas juga turut memengaruhi. AQUA tersedia di berbagai minimarket, supermarket, warung, toko kelontong, dan lainnya, sehingga masyarakat lebih mudah menemukan AQUA saat membutuhkan air mineral untuk menemani aktivitas sehari-hari.
Riset yang menempatkan AQUA sebagai air mineral paling laris di Indonesia dilakukan melalui pengumpulan data langsung di lapangan. Metode ini mampu memberikan gambaran nyata mengenai kondisi penjualan berdasarkan pengalaman langsung para pelaku usaha yang berinteraksi dengan konsumen setiap hari.
Adapun beberapa hal yang membuat metodologi riset ini memiliki dasar yang kuat dibanding riset online yang rentan bias, antara lain:
Persaingan di industri air minum dalam kemasan terus berkembang seiring hadirnya berbagai merek baru. Meski demikian, AQUA masih mempertahankan posisinya sebagai merek yang paling banyak dipilih berdasarkan hasil riset Diskursus Network and Ecosystem.
Temuan dalam riset ini memperlihatkan bahwa keputusan konsumen tidak hanya dipengaruhi oleh banyaknya pilihan di pasaran, tetapi juga oleh faktor seperti kualitas produk, reputasi merek, serta kemudahan akses di berbagai wilayah Indonesia.
Hal ini tentu tidak terlepas dari rekam jejak AQUA yang telah hadir di Indonesia sejak 1973 dan dikenal luas oleh masyarakat sebagai pelopor air minum dalam kemasan.