Ancaman Resesi Global, Indonesia dan ASEAN Diprediksi Tak Kehilangan Momentum Pertumbuhan Ekonomi

Jeanny Aipassa
Direktur Eksekutif Lippo Group, John Riady, saat menghadiri Cathay Forum 2022 di Singapura baru-baru ini. (Foto: Twitter @johnriady)

Proyeksi tersebut, ungkap John, sangat mungkin terealisasi mengingat Indonesia dan ASEAN memiliki populasi produktif yang cukup besar. Pada 2030, populasi usia kerja di ASEAN bakal meningkat 40 juta orang dari saat ini. Sementara di negara-negara maju justru mengalami penyusutan. 

“Dan Indonesia mengambil porsi sekitar setengah dari pupulasi usia kerja di ASEAN,” kata John. 

Dia menjelaskan, faktor tersebut juga akan membuat penetrasi digital di Indonesia semakin masif ke depan. Mengacu riset Google dan Bain, pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia mengalami lonjakan tajam sejak dua tahun lalu

Bahkan pada 2030, ekonomi digital di Indonesia diprediksi akan mencapai nilai sebesar 330 miliar dolar AS, meningkat lima kali lipat dari 2021 yang sebesar 70 miliar dolar AS.

John menilai prediksi itu tidak mengejutkan, sebab diukur dari sudut valuasi perusahaan teknologi digital saja terjadi peningkatan 1.000 kali lipat dalam 8 tahun terakhir.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Bahlil Ungkap Rencana Bentuk KEK untuk Bangun Gudang Minyak Raksasa

Nasional
5 jam lalu

Purbaya Respons Kritik Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen: Jelek-Tinggi Ribut, Maunya Apa?

Nasional
2 hari lalu

Menlu Sugiono Ungkap 2 Kesepakatan Kerja Sama Regional di KTT ASEAN 2026

Nasional
3 hari lalu

KTT ASEAN, Prabowo: Perlindungan Warga Negara di Timur Tengah Harus Jadi Prioritas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal