Aman dari Ancaman Resesi, Sektor Batu Bara Miliki Propsek Positif di 2023

Mochamad Rizky Fauzan
Chief Financial Officer Asia PT Orica Mining Services, Velisia Gunawan, dalam webinar "Facing The Challenges of Indonesia's Mining Industry in 2023" secara virtual, Kamis (17/11/2022). (Foto: tangkapan layar)

Badan Pusat Statistik (BPS) pun melaporkan kenaikan harga batu bara di tingkat global berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi beberapa provinsi di Indonesia. 

"Misalkan di Sumatera Selatan, sektor pertambangan memiliki share dalam ekonominya 25,88 persen, dan ini kalau kita hitung source of growth-nya pertambangan merupakan terbesar ketiga setelah perdagangan dan industri pengolahan," kata Kepala BPS, Margo Yuwono, dalam konferensi pers beberapa waktu lalu. 

Terkait dengan itu, Velisia menyakini sektor batu bara tetap menjadi salah satu kontributor perekonomian Indonesia di tahun depan karena cenderung aman dari dampak resesi. 

"Kecendrungan resesi semakin besar ya, tidak bisa kita pungkiri lagi tapi kondisi perekonomian Indonesia sangat tertolong terutama dari komoditi khususnya di batu bara dan palm oil," kata Velisia.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Proyek Hilirisasi Batu Bara DME Groundbreaking 6 Februari 2026

Nasional
3 hari lalu

Pengusaha Keberatan Produksi Batu Bara Dipangkas Signifikan, Khawatir Berdampak PHK Massal

Nasional
15 hari lalu

Kementerian ESDM Sita 50.000 Ton Batu Bara di Kutai Kartanegara, Diduga Ilegal

Bisnis
26 hari lalu

MNC Energy Investments Pastikan Seluruh Operasional Tambang Tak Gunakan Jalan Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal