Ajukan Kenaikan Tarif Tol, BPJT Ingatkan Operator Perbaiki Jalan Bolong 

Giri Hartomo
BPJT menilai banyak ruas tol yang tarifnya akan naik jalannya berlubang sehingga membahayakan pengendara. (Foto: Ilustrasi/Sindonews)

Namun, tetap harus ada beberapa perbaikan yang dilakukan BUJT pada rest area. Salah satunya adalah terkait jalan masuk menuju dan keluar dari tempat istirahat yang perlu diperbaiki.  

"Sekarang sih sudah lumayanlah, toilet sekarang semua gratis, parkir sudah tidak berbayar, yang masih harus diperhatikan terkait jalan masuk dan jalan keluarnya saja harus diperbaiki," katanya.  

Selain jalan dan rest area, Gerbang Tol juga menjadi salah satu penilaian ketika BUJT mengajukan penyesuaian tarif. Dalam penilaian, GT tol di waktu normal tidak boleh lebih dari 10 kendaraan yang mengntre atau dengan waktu tapping maksimal 5 detik.  

"Gerbang tol juga jadi salah satu penilaian. Kan itu juga merupakan salah satu item dalam pemenuhan SPM," ujar Nurdin. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tol Kataraja Beroperasi Akhir Tahun, Soetta-PIK 2 Cuma 7 Menit

57 tahun lalu

98.231 Kendaraan Kembali ke Jabodetabek usai Libur Panjang Iduladha

57 tahun lalu

Arus Libur Iduladha Tembus 334.745 Kendaraan, Tol Bali hingga Yogya Paling Ramai

57 tahun lalu

Tak Lagi Putar Jauh, Akses Baru Tol Pattimura di Salatiga Rampung 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal