Airlangga soal Garuda Indonesia Borong 50 Pesawat Boeing: Baru DP

Anggie Ariesta
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Sekretariat Presiden)

“Enggak, itu teknisnya sedang kita bahas. Jadi itu sudah tidak menjadi isu lagi. Sekarang sudah murni komersial,” tuturnya.

Dia menjelaskan, negosiasi pembelian pesawat tersebut berlangsung sejak tarif bea masuk dari AS masih berada di angka 32 persen. 

Namun, setelah Indonesia berhasil menegosiasikan penurunan tarif menjadi 19 persen melalui kesepakatan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump, prosesnya menjadi lebih lancar.

“Sesudah tarif kita turun 19 persen, maka semuanya menjadi lebih lancar,” kata dia.

Pemerintah menyatakan bahwa finalisasi pembelian akan terus dikawal sebagai bagian dari penguatan kerja sama dagang dan industri antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Rincian lebih lanjut terkait progres pembelian serta tarif perdagangan akan diumumkan pada kesempatan berikutnya, termasuk pembahasan detail mengenai penurunan tarif secara line by line.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Mau Borong 50 Pesawat Boeing dari AS, Ini Alasannya

57 tahun lalu

BI Rate Naik jadi 5,75%, Airlangga Minta Himbara Tahan Bunga Kredit

57 tahun lalu

Prabowo Panggil Menko Airlangga hingga Direksi Himbara ke Istana, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal