Airlangga Sebut Subsidi Gas Elpiji 3 Kg Naik Terus, Tahun Ini Tembus Rp117 Triliun

Michelle Natalia
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bicara subsidi gas elpiji 3 kg naik terus, tahun ini tembus Rp117 triliun (foto: iNews.id/Michele)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa subsidi gas elpiji 3 kg naik terus. Bahkan, di tahun ini angkanya menembus Rp117 triliun.

Hal itu disampaikan Airlangga dalam rapat internal hari ini, Kamis (12/10/2023). Dalam rapat itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanyakan progres dari jaringan gas dan beban fiskal terhadap elpiji. 

"Tadi disampaikan bahwa beban fiskal ini terus meningkat karena konsumsi elpiji dari tahun ke tahun terus meningkat, terutama elpiji subsidi dan di tahun 2022 kemarin mencapai 7,8 juta ton. ini yang subsidi dan yang non-subsidi itu turun terus," ujar Airlangga di Istana Negara Jakarta, Kamis (12/10/2023).
 
Untuk yang tahun kemarin, dia menyebut bahwa jumlahnya sekitar 580.000. Kemudian di tahun ini subsidinya diperkirakan mencapai Rp117 triliun. Lalu, progres jaringan gas selama ini sambungan rumahnya baru mencapai 835.000 rumah, di mana 241 ribu rumah di antaranya itu dari PGN pendanaannya, sedangkan 594.000 rumah dari pemerintah.

"Nah tentu jaringan gas ini menjadi perhatian pemerintah agar jaringan gas ini bisa dinaikkan di tahun 2024 ke angka 2,5 juta jaringan. Caranya tentu dengan mengubah Peraturan Presiden (Perpres) sehingga memungkinkan pihak swasta bisa ikut di dalam pengembangan jaringan gas kota," tutur dia.

Dia mengatakan pengembangan ini membutuhkan revisi dari Perpres, sehingga dalam Perpres nanti akan ditunjuk menteri ESDM sebagai penanggung jawab untuk kerja sama KPBU. 

Tak cuma itu, pembahasan juga menyoal harga gas di mana SKK Migas diberikan tugas agar aggregator bisa mensuplai elpiji di angka 4,72 dolar AS per MMBtu.
 
"Ketiga, Bapak Presiden meminta untuk menghitung bagaimana caranya agar lapangan-lapangan elpiji, lapangan yang berpotensi memproduksi elpiji atau elpiji mini ini bisa terus didorong, yang tentu harus ada kebijakan pembelian harga dari Pertamina. Beberapa hal itulah yang tadi diminta untuk segera difinalisasi," ucap Airlangga

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil Siapkan CNG 3 Kg jadi Pengganti Elpiji, Siap Diproduksi Juli

57 tahun lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik, Tekan Lonjakan Harga

57 tahun lalu

Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000 per Kg, Jaga Stabilitas Harga Tahu Tempe

57 tahun lalu

Insentif Motor Listrik Ditunda Sebulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal