Airlangga Pastikan Ekonomi Indonesia Terkendali meski IHSG Anjlok

Tangguh Yudha
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: iNews.id)

Dia mengatakan, probability recession atau probabilitas resesi juga meningkat. Namun, kata dia, Indonesia relatif rendah yakni 5 persen.

"Kemudian trade policy uncertainty (ketidakpastian kebijakan perdagangan) juga tinggi, sehingga kita masuk dalam kebijakan yang uncertain (tidak pasti)," kata dia.

Airlangga menyampaikan pasar uang juga bergejolak. Nilai sejumlah mata uang menurun.

Rantai pasok global, kata dia, juga terganggu. Menurutnya, banyak korporasi yang akan menahan konsumsi hingga berujung penurunan.

"Bahkan wait and see untuk melakukan investasi atau pun ekspansi," tutur dia.

Airlangga mengatakan, secara rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia relatif menurun di angka 2,7 persen. Hanya India yang diproyeksikan tinggi di angka 6 persen.

"Namun dengan adanya trade policy Trump ini diperkirakan ada koreksi sekitar setengah persen," ujar dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

57 tahun lalu

IHSG Sepekan Menguat 2,82 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp10.788 triliun

57 tahun lalu

BI Rate Naik jadi 5,75%, Airlangga Minta Himbara Tahan Bunga Kredit

57 tahun lalu

PDIP Kritik Diskusi di UGM Hanya Tampilkan Pejabat Pemerintah: Mahasiswa Harus Jadi Narasumber

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal