AirAsia Luncurkan 100 Taksi Terbang di Asia Tenggara pada 2025

Suparjo Ramalan
AirAsia luncurkan 100 taksi terbang di Asia Tenggara pada 2025. Foto: Reuters

Menurut Avolon yang berbasis di Dublin, VX4 dapat membawa empat penumpang dan seorang pilot melintasi 100 mil dengan kecepatan hingga 200 mil per jam.

Selain kemitraan eVTOL, Avolon dan AirAsia juga akan bekerja sama untuk mengejar sertifikasi lokal, melakukan penelitian tentang peluang pasar potensial dan persyaratan infrastruktur layanan mobilitas udara tak berawak di seluruh wilayah. AirAsia juga akan memanfaatkan superapp perjalanan dan gaya hidup untuk membantu mendukung dan membangun platform berbagi perjalanan eVTOL dengan Avolon.

AirAsia beralih ke bisnis digital di tengah meningkatnya kerugian karena pembatasan perjalanan akibat pandemi Covid-19, yang menyebabkan trafik penumpang dan kargo menyusut. Kondisi AirAsia telah berada di zona merah selama tiga tahun terakhir, dengan rekor kerugian bersih sebesar 1,4 miliar dolar AS pada 2020.

Fernandes dan Kamarudin mengambil alih AirAsia pada 2001 untuk membangun maskapai berbiaya rendah yang akan membuat perjalanan udara terjangkau. Mereka keluar dari peringkat daftar 50 Orang Terkaya Malaysia tahun lalu.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menlu Sugiono Ungkap 2 Kesepakatan Kerja Sama Regional di KTT ASEAN 2026

57 tahun lalu

Prabowo di KTT ASEAN 2026: Kita Harus Beri Contoh Jaga Perdamaian dan Stabilitas

57 tahun lalu

Prabowo bakal Hadiri KTT ke-48 ASEAN di Cebu Filipina, Bahas Dampak Perang AS-Iran

57 tahun lalu

Jakarta Cetak Sejarah! Jadi Tuan Rumah Pertama FIA Rallycross World Cup 2026 di Asia Tenggara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal