97 Gerai Tutup, KFC Potong Upah Pekerja yang Dirumahkan

Aditya Pratama
KFC. (Foto: ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - PT Fast Food Indonesia Tbk selaku pemegang lisensi waralaba KFC di Indonesia terpaksa menutup 97 gerai menyusul kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini berdampak pada pekerja KFC yang sebagian dirumahkan.

Direktur Fast Food, Dalimin Juwono mengatakan, perseroan bersama serikat pekerja telah sepakat untuk menyesuaikan beban upah di tengah pandemi Covid-19. Sebagai gantinya, perseroan berjanji semaksimal mungkin tidak melakukan PHK.

"Penyesuaian beban upah tersebut dilakukan dengan mekanisme penurunan dan penundaan beban upah yang bervariasi dengan penurunan terbesar di tingkat manajemen senior ke atas," kata Dalimin, Selasa (28/4/2020).

Dia menjelaskan, untuk pekerja store level yang tetap bekerja tidak dikenakan pemotongan upah meski ada sebagian kecil yang terdampak penundaan pembayaran upah.

"Untuk pekerja store level dirumahkan akan menerima pemotongan upah dan penundaan sebagian kecil pembayaran upah," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Respons Mendag soal Penutupan Puluhan Gerai Alfamart-Indomaret di Lombok Tengah

57 tahun lalu

Rupiah Anjlok ke Rp17.500 per Dolar AS imbas Ketegangan di Selat Hormuz hingga Badai PHK

57 tahun lalu

May Day di Monas, Prabowo Umumkan Sudah Teken Keppres Satgas PHK dan Kesejahteraan Buruh

57 tahun lalu

Buruh Sebut Konflik AS-Israel dan Iran Picu Ancaman PHK di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal