4 Bisnis Baru Startup yang Bakal Melesat, Apa Saja?

Heri Purnomo
Ilustrasi bisnis startup. (Foto: dok iNews)

Menurut Investopedia.com, fenomena ini merupakan kondisi bisnis yang cepat mengalami kenaikan namun cepat juga mengalami penurunan. Namun, Heru Sutadi menilai kondisi startup saat ini bukan fenomena pecahnya gelembung, melainkan adanya kebocoran pada gelembung tersebut. 

"Kalau saya melihat ini bukan pecahnya gelembung, tapi gelembung mulai bocor," ujar Heru Sutadi. 

Dia menjelaskan, adanya kebocoran gelembung tersebut dikarenakan saat ini perusahaan startup sulit untuk mendapatkan pendanaan serta tidak mempunyai aset. Padahal untuk meraih pengguna kebanyakan dari startup harus melakukan bakar uang. 

Terkait dengan keputusan dari startup LinkAja dan Zenius yang melakukan pemutusan kerja terhadap karyawannya. Heru menilai langkah reorganisasi menjadi pilihan dan salah satu solusi bagi starup tersebut untuk tetap survive. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Anies: AI Bikin Orang yang IQ-nya 120 Jadi 240, tapi...

Nasional
14 hari lalu

Paradoks Robot Biohibrida: Memenuhi Hasrat Eksistensi vs Ancaman Kepunahan

Internet
17 hari lalu

Gunakan Teknologi AI, AutoCAD Sematkan Fitur Autodesk Assistant

Internasional
19 hari lalu

Viral Apple Bagi-Bagi Bonus Rp6,8 Miliar untuk Karyawan, Alasannya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal