Dalam pertemuan tersebut, Ganjar mendorong HIPMI untuk berperan aktif dalam mendukung program Ekonomi Pesantren atau Ekotren yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Yasin, dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Selain itu, Ganjar berharap bahwa HIPMI bersama pemerintah akan terus bekerjasama dalam memberikan pelatihan dan bimbingan kepada pengusaha muda. Ganjar menyatakan keprihatinannya karena saat ini hanya ada sekitar 4 persen pengusaha muda, sementara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi diperlukan setidaknya 14 persen pengusaha muda.
Ganjar menggarisbawahi bahwa peningkatan jumlah pengusaha muda ini juga penting untuk mencapai kemandirian ekonomi, terutama di tingkat daerah. Dia berharap bahwa HIPMI, dengan struktur organisasinya, dapat menjadi platform bagi generasi muda yang ingin menjadi pengusaha.
3. Peresmian Hetero Space
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meresmikan Hetero Space di Kabupaten Banyumas, yang menjadi co-working space ketiga setelah Semarang dan Solo. Hetero Space di Banyumas memiliki fasilitas yang luas, termasuk ruang acara dalam dan luar gedung, ruang co-working, ruang pertemuan, ruang pribadi, serta berbagai fasilitas lainnya.
Tujuan Hetero Space adalah memberikan tempat bagi anak-anak kreatif dan inovatif untuk mengembangkan usaha dan berkolaborasi. Ganjar juga menyebutkan bahwa ruang ini bukan hanya untuk masyarakat Jawa Tengah, tetapi terbuka untuk seluruh Indonesia, bahkan mungkin juga bagi pihak dari luar negeri.