Minyak Zaitun Bisa Tingkatkan Gizi Makanan, Begini Cara Konsumsi yang Tepat
JAKARTA, iNews.id – Minyak zaitun kerap dianggap sebagai salah satu bahan makanan paling sehat di dunia. Selain memiliki cita rasa khas, minyak zaitun ternyata mampu meningkatkan nilai gizi makanan saat digunakan dalam proses memasak maupun sebagai dressing.
Menurut ahli gizi dan penelitian dari Verywell Health, minyak zaitun bukan sekadar sumber lemak sehat biasa. Kandungannya justru membantu tubuh menyerap lebih banyak nutrisi dari makanan yang dikonsumsi.
Minyak zaitun kaya akan antioksidan dan lemak tak jenuh tunggal, khususnya asam oleat. Kombinasi senyawa ini berperan penting dalam mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Bantu Penyerapan Vitamin Penting
Senyawa dalam minyak zaitun membantu tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K secara lebih efektif. Proses ini terjadi ketika minyak zaitun dikombinasikan dengan sayuran atau makanan yang kaya fitonutrien.
Pakar kesehatan menyebut sejumlah nutrisi dalam sayuran hijau, termasuk vitamin K dan antioksidan tertentu, lebih mudah diserap tubuh jika dikonsumsi bersama lemak sehat. Karena itu, menambahkan minyak zaitun pada salad atau olahan sayur dapat meningkatkan manfaat gizinya.
Dukung Kesehatan Jantung
Selain meningkatkan penyerapan nutrisi, minyak zaitun juga dikenal baik untuk kesehatan jantung. Kandungan lemak tak jenuh tunggal di dalamnya membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus mempertahankan kolesterol baik (HDL).
Tak hanya itu, minyak zaitun mengandung antioksidan kuat seperti polifenol. Senyawa ini membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif.
Minyak zaitun juga memiliki sifat anti-inflamasi. Senyawa bioaktif di dalamnya berperan dalam membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, sehingga mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Cara Tepat Menggunakan Minyak Zaitun
Agar manfaat minyak zaitun lebih optimal, para ahli merekomendasikan beberapa cara penggunaan. Salah satunya adalah menjadikannya sebagai dressing salad, terutama jika dipadukan dengan sayuran hijau, tomat, atau alpukat yang kaya vitamin larut lemak.
Minyak zaitun extra virgin juga disarankan ditambahkan ke makanan setelah proses memasak selesai. Cara ini dilakukan karena minyak zaitun tidak ideal dipanaskan pada suhu sangat tinggi agar kandungan nutrisinya tetap terjaga.
Selain itu, memadukan minyak zaitun dengan makanan kaya fitonutrien seperti sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat meningkatkan manfaat kesehatannya. Kombinasi ini membantu tubuh memaksimalkan penyerapan zat gizi penting.
Meski memiliki banyak manfaat, minyak zaitun tetap tergolong lemak. Karena itu, konsumsinya perlu diperhatikan dan digunakan dalam porsi sedang sesuai kebutuhan gizi harian agar manfaatnya tetap optimal tanpa berlebihan.
Editor: Dani M Dahwilani