Mengenal Asal Usul Makanan Pecinan, Ternyata Dibuat Khusus Perantau
JAKARTA, iNews.id – Banyak orang yang suka berburu makanan khas di kampung Cina atau yang biasa disebut Pecinan. Disebut kampung pecinan karena di sana mayoritas dihuni oleh para perantau yang berasal dari Tiongkok.
Banyaknya perantau dari Tiongkok yang menetap di sebuah wilayah itulah yang akhirnya menghadirkan jajajan dengan konsep kampung pecinan. Di sana biasanya tersedia makanan, jajanan, hingga minuman khas yang biasa dimakan orang-orang Tiongkok. Para perantau asal Tiongkok pun bisa menikmati makanan seperti di negara mereka di kampung pecinan.
Lantas mengapa dinamakan kampung pecinan? Dilansir dari Tionghoa.org, nama pecinan sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Jawa yang berarti suatu wilayah (tempat tinggal) yang mayoritas penghuninya adalah warga Tionghoa / warga keturunan China.
Di Jakarta sendiri, kampung pecinan yang memiliki makanan khas ini berada di Kawasan Kota, Pluit, Mangga Dua, hingga Gajah Mada Plaza. Di kawasan itulah penikmat kuliner bisa puas berburu makanan khas pecinan, yang ternyata dibuat khusus untuk pera perantau.
Salah satu tempat berburu makanan pecinan yang juga bisa dijadikan rekomendasi yakni New Food Court Pecinan Gajah Mada. Memiliki luas lebih dari 459 M2, di sana konsep Pecinan ditampilkan dalam 3 elemen fisik arsitek yaitu berupa lantai, dinding dan juga langit-langit yang menggunakan pola kampung pecinan. Untuk melengkapi kesan kampung pecinan, ditambahkan juga furnitur kayu yang memiliki model dan warna khas Tionghoa. Pada sudut dinding di area New Food Court ditampilkan lukisan yang menggambarkan sejarah kampung cina di Jakarta khususnya dan juga Indonesia pada umumnya.