Mencicipi Taoge Goreng Khas Betawi yang Lezat di Jakarta Fair, Hanya Ada Setahun Sekali!
JAKARTA, iNews.id - Event Jakarta Fair di Kemayoran memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Jakarta Fair memang selalu ditunggu-tunggu oleh warga ibu kota dan sekitarnya.
Setiap satu tahun sekali, hajatan besar Jakarta satu ini memang selalu menyuguhkan segudang hal menarik. Mulai dari wisata belanja, wahana permainan, sampai yang tak boleh dilupakan jika bertandang ke Jakarta Fair 2023 adalah wisata kuliner!
Ada banyak suguhan kekinian menghiasi arena pameran di pekan raya terbesar se-Asia Tenggara ini, tapi hidangan tradisional juga masih bisa dijumpai. Salah satunya ada Taoge Goreng khas Betawi. Di tengah-tengah riuhnya suasana lalu lalang pengunjung, terdapat seorang penjual kuliner berbahan dasar taoge tersebut.
"Kita memang sering dagang di event-event besar, kadang juga kerak telor, soto betawi," kata Sarif, pedagang toge goreng.
Sarif sadar betul sekelilingnya banyak menjual makanan kekinian yang mungkin lebih hits dan familiar terdengar di telinga anak muda. Tapi dirinya tetap memilih berjualan makanan nusantara.
Ketika disinggung alasannya, Sarif dengan lantang mengucap ingin membawa budaya khas Betawi di Jakarta Fair 2023 ini. "Kita lebih mengutamakan budaya, PRJ (pekan raya Jakarta) kan cenderungnya Jakarta, Betawi, Taoge Goreng dari Betawi," kara Sarif.
Taoge Goreng dinilai Sarif begitu unik. Jelas saja, antara nama makanan tersebut dengan cara pembuatannya cukup berbeda. Walaupun menyelipkan kata 'goreng', kenyataannya hidangan ini tidak melalui proses penggorengan dengan minyak.
Di samping unik, rasa dari Taoge Goreng ini juga menggugah selera. Paduan berbagai bahan membuat rasanya kompleks namun masih lezat di lidah. "Namanya taoge goreng tapi direbus. isiannya ada taoge, mi kuning, tempe, oncom, tauco, kerupuk kecap sambel, sama ketupat," kata Sarif.
Walaupun saingan kanan-kiri menyuguhkan kuliner kekinian, Sarif tak gentar dan yakin taoge goreng buatannya memiliki cita rasa yang tak main-main. "Kalau dari rasa boleh diadu kok," tuturnya.
Editor: Vien Dimyati