Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Surga Indah Tersembunyi di Aceh, Singgah ke Pantai Lange Ada Air Mancur Keluar dari Batu Karang
Advertisement . Scroll to see content

Kuliner Khas Aceh Diserbu Wisatawan Sail Sabang 2017

Sabtu, 02 Desember 2017 - 14:51:00 WIB
Kuliner Khas Aceh Diserbu Wisatawan Sail Sabang 2017
Kuliner khas Aceh diserbu wisatawan (Foto: Disbudpar Aceh)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tak hanya terkenal dengan keindahan pantainya, Banda Aceh juga memiliki beragam kuliner yang menggiurkan. Sebut saja, mi Aceh, nasi kari, kue karra dan lainnya. Sederet kuliner ini banyak diserbu wisatawan Sail Sabang 2017.

Kadispar Aceh Reza Fahlevi mengatakan, event Sail Sabang 2017 menjadi momen memperkenalkan kuliner khas Aceh. Bukan hanya kopi, makanannya juga laku keras.

"Mie Aceh, nasi kari, sate gurita, sayur pliek U (semacam gulai), Kue Karra dan kue-kue basah, semuanya ikut diburu wisatawan. Kesan yang terasa, Sail Sabang 2017 membuat Aceh menggeliat," ungkap Reza Fahlevi, melalui keterangan tertulis, yang diterima iNews.id, Jumat 1 Desember 2017.

Deputy Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti menambahkan, sudah kebiasaan orang kalau datang ke sebuah daerah mereka ingin tahu makanan khas daerah tersebut.

"Dengan adanya Sail Sabang 2017 ini, kita tak hanya mengenalkan kuliner khas Sabang khususnya dan Aceh, tetapi juga memberi manfaat bagi usaha masyarakat di sini. Tentu ini rezeki buat mereka," jelas Esthy.

Menurut Esthy, pelaku usaha kuliner, travel dan usaha lainnya harus benar-benar pandai memanfaatkan momen ini. "Ini kesempatan buat mengembangkan usaha mereka. Peran Dinas Pariwisata Sabang juga dibutuhkan. Usai event ini mereka harus bisa melanjutkan gairah wisata yang sudah menggeliat ini. Sehingga apa yang dilakukan sat ini dengan dukungan pemerintah pusat bisa benar-benar terasa manfaatnya," ujar Esthy.

Sementara itu, Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya, Wawan Gunawan mengatakan, kuliner yang merupakan bagian dari budaya daerah memang melekat dengan pariwisata. "Setiap wilayah punya kekhasan sendiri, termasuk kulinernya. Rasanya belum lengkap jika datang ke sebuah daerah tanpa menikmati kuliner khas daerah tersebut," ujar Wawan.

Hal yang lebih penting lagi, berkahnya langsung terasa sampai ke masyarakat. Semuanya happy. Semuanya sumringah. "Senang kita. Tamu ramai dan penghasilan juga ramai. Tak pernah sepi kedai ini bang," ujar Hasan, penjaga kedai de Sagoe Kuphie.

Hal senada juga disampaikan Dian, driver travel. Sudah dua hari ini dia disewa untuk mengantarkan tamu di kota kelahirannya. "Kita bawa tamu dari Jakarta. Mereka mau lihat Sail Sabang. Alhamdulillah ramai order dengan adanya Sail Sabang ini," ujar bapak satu anak ini.

Sail Sabang yang digaungkan Kementerian Pariwisata itu juga sukses membuat Pulau Weh menggeliat. Keindahan alam Pulau Weh dan berbagai acara yang disuguhkan, membuat wisatawan yang datang tak ragu melayangkan dua jempol.

"Kemarin keluarga sudah lihat itu kapal Dewa Ruci merapat di Pelabuhan CT tiga. Anak saya yang usianya enam tahun suka sekali. Apalagi ada atraksi drumband dari TNI," ujar Badrun yang menginap di homestay, di kawasan Jalan Senopati Sabang.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut