Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : King Abdi Murka Restoran Miliknya dan Ivan Gunawan Dihina TikToker!
Advertisement . Scroll to see content

Klarifikasi TikToker Saturdeps usai Serang Restoran Ivan Gunawan, Pengakuannya Mengejutkan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:49:00 WIB
Klarifikasi TikToker Saturdeps usai Serang Restoran Ivan Gunawan, Pengakuannya Mengejutkan!
TikToker Saturdeps menyampaikan klarifikasi usai menyerang restoran Ivan Gunawan. (Foto: TikTok)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Viral di media sosial TikToker Saturdeps dianggap menyerang restoran Ivan Gunawan X King Abdi, Nasi Kulit Mak Igun. Serangan dilakukan lewat konten TikTok. 

Dalam konten tersebut, Saturdeps menarasikan restoran Ivan Gunawan sepi dari pengunjung dengan memperlihatkan suasana tempat makan tanpa seorang pun. Selain itu, TikToker itu mengomentari pelayanan yang dianggapnya kurang maksimal. 

Hal itu mengacu pada pengalaman dia yang memesan cumi oseng kecombrang, tapi yang datang malah ayam oseng kecombrang. Pernyataan dan kontennya ini viral dan menuai polemik. 

Hingga akhirnya Saturdeps memberikan klarifikasi atas konten yang dibuatnya. Apa kata dia? 

Ivan Gunawan diserang TikToker yang menyebut restorannya sepi. (Foto: Instagram)
Ivan Gunawan diserang TikToker yang menyebut restorannya sepi. (Foto: Instagram)

Klarifikasi TikToker Saturdeps usai Menyerang Restoran Ivan Gunawan

Melalui unggahan di TikTok, Saturdeps menyampaikan pernyataan resminya usai dianggap menyerang restoran Ivan Gunawan. Dia menegaskan bahwa apa yang dialaminya di restoran adalah 'real', bukan gimmick belaka. 

"Saat itu saya berniat memesan cumi oseng kecombrang, namun yang tersaji adalah ayam kecombrang. Saya tidak melakukan konfirmasi atau komplain dan tetap melanjutkan makan serta review," kata Saturdeps, dikutip Selasa (24/2/2026). 

Dia melanjutkan, "Setelah saya periksa kembali, pada nota memang tertulis ayam kecombrang. Kemungkinan terjadi miskomunikasi, dan saya menyadari bahwa saya juga tidak melakukan pengecekan ulang saat itu."

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut