Adaptasi PTM Terbatas, Pakar Sarankan Anak Konsumsi Makanan Bernutrisi dan Olahraga
JAKARTA, iNews.id - Menyambut sekolah tatap muka atau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) menjadi momen penting bagi orang tua untuk menjaga imunitas anak. Para pakar menyarankan, agar orang tua rutin memberikan asupan nutrisi hingga senam sehat untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak.
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO), Dr Leny Pintowari mengatakan, untuk tetap sehat dan bugar, anak-anak perlu rutin bergerak atau berolahraga setidaknya 60 menit setiap hari.
"Dengan bergerak aktif, proses tumbuh kembang anak-anak menjadi lebih optimal, serta baik untuk perkembangan fisik, mental dan spiritual anak," ujar dr Leny melalui keterangan virtualnya belum lama ini.
Menurut dia, gerakan Senam 3M ABC disusun langsung oleh para Dokter Spesialis Kesehatan Olahraga dari PDSKO dengan memasukkan unsur pengingat prokes 3M dan gaya hidup sehat ABC asupan nutrisi, bergerak aktif, dan ceria.
Lebih lanjut dr Leny menambahkan, gerakan ini mudah diterapkan dan menyenangkan bagi anak-anak. Gerakan ini berdurasi 12 menit sehingga dapat dilakukan beberapa kali dalam sehari.
"Anak-anak dianjurkan untuk melakukan senam secara rutin minimal 10-12 minggu untuk mendapatkan manfaat seperti meningkatkan daya tahan tubuh, mempertahankan serta meningkatkan ketahanan jantung dan paru-paru, meningkatkan kekuatan otot dan tulang, meningkatkan kelenturan," ujar dr Leny.
Selain itu, lanjutnya, senam juga dapat mendukung perkembangan fisik, mental, sosial, perilaku dan kognitif anak serta melindungi dari penyakit akibat kurang gerak seperti kegemukan, diabetes, hipertensi, keropos tulang (osteoporosis) dan lain-lain.
Direktur Kalbe Consumer Health, Feni Herawati mengatakan, asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang merupakan kunci tumbuh kembang optimal pada anak.
Menurutnya, dengan memenuhi kecukupan nutrisi dan pemberian multivitamin setiap hari mampu menunjang perkembangan fisik dan kecerdasan anak, serta memperkuat daya tahan tubuhnya.
"Dalam menghadapi PTM terbatas, orang tua perlu memastikan anak-anak patuh protokol kesehatan 3M serta menjalankan gaya hidup ABC dengan menjaga asupan nutrisi yang cukup, bergerak aktif setiap hari dan tetap ceria," kata Feni.
Dia menambahkan, Kampanye 3M ABC merupakan bentuk komitmen Kalbe Consumer Health, melalui Sakatonik ABC, dalam mendukung Kampanye 3M dan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas oleh Pemerintah. Selain itu, kampanye ini bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang dan kesehatan anak-anak
Kampanye 3M merupakan kerjasama yang dilakukan, Kemendikbudristek bersama Kalbe Consumer Health didukung oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) yang membuat materi kampanye berupa video Gerakan Senam 3M ABC menyenangkan. Senam ini mudah dilakukan dan diingat oleh anak-anak. Selain itu ada buku manual senam dan e-poster yang akan didistribusikan ke 149.000 SD di seluruh Indonesia.
Direktur Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Sri Wahyuningsih mengatakan, Kemendikbudristek juga menganjurkan anak-anak untuk bergerak aktif di sekolah, salah satunya dengan melakukan Gerakan Senam 3M ABC.
Gerakan senam ini merupakan sarana edukasi yang menyenangkan bagi anak dalam memahami pentingnya 3M dan memenuhi asupan nutrisi, bergerak aktif dan ceria untuk lawan Covid-19.
"Kami merekomendasikan gerakan senam 3M ABC untuk dilaksanakan menyeluruh untuk siswa/i kelas 1- 6 sebelum pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan juga dilaksanakan pada saat pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) secara klasikal," kata dia.
Editor: Vien Dimyati