Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Hanya Keindahan Alam, Tarian Tradisional Jadi Daya Tarik Wisatawan di Bali
Advertisement . Scroll to see content

Wisatawan China dan Eropa Paling Banyak Incar Destinasi di Indonesia

Sabtu, 10 Februari 2018 - 16:00:00 WIB
Wisatawan China dan Eropa Paling Banyak Incar Destinasi di Indonesia
Wisatawan China dan Eropa paling banyak ke Indonesia (Foto: Alexisjetsets)
Advertisement . Scroll to see content

Jakarta, iNews.id - Tidak hanya terkenal di dalam negeri, destinasi di Indonesia ternyata juga terkenal hingga mancanegara. Terutama untuk wisatawan asal China dan Eropa. Berdasarkan data, dua negara ini paling banyak berkunjung ke Indonesia selama 2017.

Kementerian Pariwisata menetapkan, China, Eropa, Australia, Singapura, dan India sebagai top five pasar utama wisatawan mancanegara (wisman) 2018. Penetapan top five pasar utama (dari 14 pasar utama) wisman berdasarkan kriteria 3S (size, sustainability, dan spending).

China menempati urutan pertama sebagai pasar utama wisman 2018, berdasarkan size atau jumlah kunjungan wisatawan dari China, tercatat paling tinggi. Pada Januari-November 2017 jumlah kunjungan mencapai  1,9 juta wisman dengan pertumbuhan atau sustain/growth sebesar 42,2 persen, dan perolehan devisa atau spread (spending) USD1,94 miliar.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, China menjadi pasar utama wisman 2018, karena total nilai dari size, sustain (growth), dan spread (spending) tertinggi (WA) mencapai 92 persen, sedangkan posisi kedua adalah Eropa total nilainya 77 persen. “Keunggulan pasar wisman Eropa pada spread atau spending,” kata Menpar Arief Yahya, melalui keterangan pers, Sabtu (10/2/2018).

Wisatawan dari Eropa rata-rata pengeluaran mencapai USD1.538 per wisman per kunjungan, sedangkan wisatawan China USD1.019 per wisman per kunjungan. Meskipun jumlah wisatawan China lebih besar (size) dari sisi total nilai (WA), namun untuk perolehan devisa atau spread  (spending) wisatawan Eropa lebih unggul mencapai USD2,6 miliar, sedangkan devisa dari wisatawan China sebesar USD1,9 miliar.

Kunjungan wisatawan Eropa ke Indonesia pada Januari-November 2017 tercatat sebanyak 1,7 juta (size) dengan pertumbuhan sustain (growth) sebesar 14,1 persen, sedangkan perolehan devisa spread (spending) USD2,6 miliar.

Dari 14 pasar utama wisman 2018 yang masuk sebagai Top Ten (10) adalah China, Eropa, Australia, Singapura, India, Malaysia, USA, Korsel, Jepang, dan Filipina, sedangkan urutan selanjutnya adalah Thailand, Taiwan, Timteng, dan Hongkong.

Pasar Timur Tengah (Timteng) dari sisi pengeluaran per wisman tercatat tertinggi di antara pengeluaran wisman dari 14 pasar utama lainnya, yakni mencapai USD1.918 pers wisman per kunjungan atau mengalahkan wisatawan dari Eropa sebesar USD1.538 per wisman per kunjungan.

Namun demikian, bila dihitung dari sisi spread (spending) total pendapatan devisa dari wisatawan Timteng hanya sebesar USD402 juta, hal ini karena jumlah kunjungan wisman Timteng ke Indonesia relatif masih kecil pada periode Januari-November 2017 hanya 209.963 wisman.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut