Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Buntut Video Viral Anak Masuk Batas Kandang Gajah, Ragunan Perketat Pengawasan Pengunjung
Advertisement . Scroll to see content

Viral Bocah Nyaris Masuk Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Curiga Sengaja Demi Konten Media Sosial

Senin, 01 Juni 2026 - 12:08:00 WIB
Viral Bocah Nyaris Masuk Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Curiga Sengaja Demi Konten Media Sosial
Video seorang bocah yang terlihat berada di batas pengaman kandang gajah di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, viral di media sosial dan menuai sorotan publik. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Video seorang bocah yang terlihat berada di batas pengaman kandang gajah di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, viral di media sosial dan menuai sorotan publik. Pengelola Ragunan menduga aksi berbahaya tersebut dilakukan secara sengaja demi mendapatkan perhatian dan viral di media sosial.

Humas TMR, Bambang Wahyudi, mengatakan dugaan itu muncul setelah pihaknya meninjau video yang beredar luas di dunia maya. Menurut dia, terdapat indikasi bahwa tindakan tersebut dilakukan untuk menciptakan konten yang menarik perhatian warganet.

"Kalau melihat videonya, ya berdasarkan video yang di-publish itu ya, kayaknya memang ada unsur-unsur ke situ ya, pengin diviralkan," ujar Bambang Wahyudi saat dihubungi iNews Media Group (IMG), Senin (1/6/2026).

Bambang menyayangkan aksi nekat tersebut karena dapat membahayakan keselamatan pengunjung, khususnya anak-anak. Dia mengungkapkan, fenomena serupa kerap ditemukan saat petugas melakukan pemantauan di area kandang satwa.

"Kemarin saya tinjau ke lapangan juga banyak anak-anak yang begitu, yang duduknya di batas kandang kemudian kakinya sengaja kayak dijulurin ke dalam kandang," kata Bambang.

Menurut dia, perilaku tersebut menunjukkan adanya kecenderungan sebagian pengunjung untuk mencari sensasi tanpa mempertimbangkan risiko yang bisa terjadi. Padahal, area kandang satwa memiliki batas pengaman yang dibuat untuk menjaga keselamatan pengunjung maupun hewan.

"Nah ini kan seolah-olah memang cari apa ya? Cari masalah gitu loh. Ya ini kami inspeksi ke lapangan memang seperti itu kondisinya," ujarnya.

Selain itu, Bambang menyoroti tidak adanya laporan dari pihak yang merekam atau menyaksikan kejadian tersebut kepada petugas di lokasi. Dia menilai informasi justru langsung disebarkan ke media sosial hingga akhirnya viral.

"Karena itu tidak ada laporan tahu-tahu sudah viral aja gitu. Artinya dia tidak minta bantuan ke petugas juga," ucap Bambang.

Pihak Taman Margasatwa Ragunan mengimbau seluruh pengunjung untuk mematuhi aturan yang berlaku dan tidak melakukan tindakan berisiko di area kandang satwa. Pengelola juga meminta orang tua untuk mengawasi anak-anak selama berada di kawasan kebun binatang guna mencegah terjadinya insiden yang dapat membahayakan keselamatan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut