Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Stasiun KRL JIS Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB, Diperpanjang jika Ada Event
Advertisement . Scroll to see content

Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival Ancol 2026, Ribuan Pengunjung Padati Symphony of The Sea

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:35:00 WIB
Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival Ancol 2026, Ribuan Pengunjung Padati Symphony of The Sea
Ribuan pengunjung memadati Bundaran Symphony of The Sea menyaksikan beragam tarian khas Jakarta di Jakfestival Ancol 2026, Sabtu (20/6/2026). (Foto: Niko Prayoga)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Suasana kawasan Ancol, Jakarta Utara, berubah semarak. Ribuan pengunjung tampak memadati Bundaran Symphony of The Sea menyaksikan parade mobil hias dan beragam tarian khas Jakarta dalam gelaran Jakfestival Ancol 2026, Sabtu (20/6/2026).

Perhelatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan menuju lima abad Jakarta sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta. Karnaval budaya dan ekonomi kreatif itu menampilkan berbagai produk properti intelektual atau intellectual property (IP) lokal karya anak bangsa.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis, mengatakan Jakfestival diselenggarakan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurut dia, acara tersebut menjadi bagian penting dari transformasi Ancol sebagai panggung Jakarta sekaligus panggung global.

"Jadi, into the future kita berpikir bahwa jika Ancol ini bisa berkemas, bisa lebih relevan terhadap keinginan daripada masyarakat Jakarta, insyaallah mudah-mudahan Pemprov kegiatan-kegiatannya akan selalu diadakan di Ancol ini," kata Syahmudrian.

Dia menjelaskan, Jakfestival 2026 merupakan penyelenggaraan keempat yang digelar di Ancol dalam rangka perayaan HUT Jakarta. Terkait pelaksanaan yang tidak bertepatan dengan 22 Juni, dia menyebut padatnya agenda perayaan di berbagai titik Jakarta menjadi alasan utama.

"Jadi begini, Jakarta ini pada saat tanggal 22 itu banyak banget kegiatannya. Dari pagi, jam 07.00 pagi sampai dengan malam, itu banyak banget. Jadi kalau umpamanya Ancol ini dibikin salah satu kegiatan lagi, ini jadi kita bingung menempatkannya tuh di mana, seperti itu," katanya.

Selain itu, Syahmudrian menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memiliki sejumlah prioritas program yang telah dirancang sebelumnya di berbagai lokasi strategis ibu kota.

"Saya pikir Pak Gub dan Pemprov (DKI Jakarta) mempunyai prioritas-prioritas yang lebih sehingga akan menempatkan program-program itu yang sepertinya sudah didesain sebelumnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Syahmudrian berharap Ancol ke depan tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi berkembang menjadi ekosistem hiburan terpadu yang mampu menghadirkan pengalaman dan kenangan berkesan bagi setiap pengunjung.

"Gini, Ancol ini tidak hanya sekedar kawasan bagi kami untuk seperti menjual tiket. Kita pengin Ancol ini menjadi suatu integrated leisure ecosystem. Maksudnya itu, kita ingin menjual pengalaman. Kita ingin mencreate memori di sini," katanya.

Dia menambahkan, pengalaman dan kenangan yang tercipta selama berada di Ancol menjadi nilai yang lebih penting dibanding sekadar berwisata. Karena itu, pihaknya ingin setiap pengunjung pulang dengan perasaan bahagia setelah menghabiskan waktu bersama keluarga maupun orang terkasih.

"Kita ingin orang pada saat datang ke Ancol ini dari dalam hatinya itu dia ingin membuat suatu memori yang baik. Dia ingin menciptakan kenangan yang indah bersama keluarganya, dengan orang terkasihnya, atau dengan siapapun juga mereka berada di Ancol ini. Pada saat dia pulang, dia sudah lebih berbahagia. Ini sebenarnya cita-cita kami ke depan," ujar Syahmudrian.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut