Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Tempat Glamping di Sentul Paling Instagramable, Cukup 1 Jam dari Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Sustainable Tourism Makin Disukai Traveler, Staycation di Glamping Contohnya!

Jumat, 08 Mei 2026 - 18:57:00 WIB
Sustainable Tourism Makin Disukai Traveler, Staycation di Glamping Contohnya!
Tren glamping makin disukai traveler. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tren staycation kini mulai bergeser. Jika sebelumnya hotel dan vila menjadi pilihan utama untuk melepas penat, belakangan konsep glamping atau glamorous camping justru makin diminati para traveler yang ingin merasakan pengalaman liburan lebih dekat dengan alam tanpa harus mengorbankan kenyamanan.

Konsep 'back to nature' menjadi salah satu alasan utama di balik meningkatnya minat terhadap glamping. Menurut laporan JHL Collection, banyak wisatawan kini mencari suasana yang lebih tenang, terbuka, dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan untuk membantu memulihkan energi dan kesehatan mental.

Tak hanya menawarkan pemandangan alam, glamping modern juga hadir dengan fasilitas premium layaknya resort mewah. Mulai dari kamar nyaman, area relaksasi, spa, hingga aktivitas outdoor seperti diving, olahraga air, sampai wellness retreat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan masa kini.

Tren tersebut mulai terlihat di sejumlah destinasi wisata populer Indonesia, termasuk Gili Trawangan, Lombok. Kawasan yang sebelumnya identik dengan pesta pantai dan aktivitas diving itu kini mulai menghadirkan pengalaman menginap bernuansa eco-luxury yang lebih mengedepankan ketenangan dan koneksi dengan alam.

Salah satu konsep yang mulai hadir yakni penginapan glamping di tepi pantai dengan fasilitas seperti private whirlpool outdoor, spa bernuansa alam, hingga area gym terbuka yang memanfaatkan elemen kayu dan pasir pantai untuk menciptakan pengalaman berbeda bagi tamu.

"Banyak orang kini menikmati esensi Gili Trawangan yang berjiwa bebas dan menyatu dengan alam, tapi mereka tetap ingin kenyamanan yang elegan," kata Satria Wei, Executive Director JHL Collection, dalam keterangan resminya, Jumat (8/5/2026). 

Di sisi lain, kesadaran terhadap isu keberlanjutan juga menjadi faktor penting. Banyak traveler kini mulai mempertimbangkan penginapan yang menerapkan konsep ramah lingkungan, mulai dari pengurangan plastik sekali pakai seperti yang diterapkan di Noema Gili Trawangan. 

Di lokasi itu, pihak resor menggunakan reservoir air dengan teknologi geo-textile khusus untuk sistem hidran. Bekerja sama dengan WaterHub, air lokal disuling menjadi air minum berkualitas tinggi yang tersedia di stasiun pengisian ulang tamu untuk mengeliminasi penggunaan plastik sekali pakai. 

Selain itu, mesin Rapid Composter di area resor memproses sampah organik menjadi kompos kaya nutrisi hanya dalam waktu 24 jam. Konsep sustainable ini semakin diminati traveler zaman now. 

Perpaduan antara kenyamanan, pengalaman alam, dan konsep sustainable tourism inilah yang membuat glamping diprediksi akan terus menjadi tren staycation favorit dalam beberapa tahun ke depan. Apakah Anda termasuk yang suka staycation di glamping?

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut