Promosi Keunikan Destinasi Wisata, Kabupaten Dairi Gandeng PATA Menjaring Wisman
JAKARTA, iNews.id - Danau Toba, Sumatera Utara merupakan salah satu destinasi wisata Bali Baru yang akan menjadi wisata kelas dunia. Sejak dijadikan destinasi super prioritas, banyak kabupaten di sekitar Danau Toba mulai mengembangkan pariwisatanya.
Salah satunya Kabupaten Dairi yang memiliki ibu kota Sidikalang. Ada banyak objek wisata menarik di Dairi yang wajib dieksplor wisatawan.
Bupati Dairi, Sumatera Utara, Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan, saat ini Danau Toba sudah memiliki Bandara Silangit. Jalan darat menuju Kabupaten Dairi dari Bandara hanya 2,5 jam. Paling cepat wisatawan yang ingin singgah ke Dairi bisa melewati Sicike-cike.
"Ada banyak potensi alam di Kabupaten Dairi yang dapat dieksplor, mulai dari Taman Konservasi dan situs-situs. Salah satunya ada Taman Wisata Iman Sitinjo. Taman ini menarik karena sangat legendaris, tempat warga untuk bersyukur dan memohon keberkahan," kata Eddy Keleng Ate Berutu, di sela acara Bedah Buku dan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PATA Indonesia Chapter dan Pemerintah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, di President Lounge Menara Batavia, Jakarta Pusat, Senin 22 Juli 2019.

Kabupaten Dairi tidak hanya memiliki taman wisata, di sini juga terdapat Pantai Tao Silalahi yang terletak di Kecamatan Silahisabungan. Menurut Eddy, tidak jauh dari pantai terdapat geopark Danau Toba. Di sana juga terdapat batuan dengan kemiringan 45 derajat. "Uniknya batuan ini dimanfaatkan untuk menanam daun bawang. Ini sudah turun temurun," kata dia.
Selain keindahan wisata alamnya, wisatawan juga menikmati kelezatan kuliner yang ada di Kabupaten Dairi. Bagi penikmat kopi, Anda dapat mencicipi kopi Sidikalang yang terkenal.
"Destinasi wisata kami memang belum terkenal kecuali kopi Sidikalang. Di sini juga ada Durian Ucok. Semua bahannya berasal dari Dairi, yang selalu berbuah sepanjang tahun," ujarnya.
Untuk mengenalkan potensi alam ke wisatawan domestik dan mancanegara, Eddy berharap Dairi makin dikenal wisman. Terutama setelah melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PATA Indonesia Chapter dan Pemerintah Kabupaten Dairi.
"Kerja sama ini bisa mempromosikan Dairi. PATA bisa berkolaborasi membuka kawasan di Dairi untuk mengembangkan pariwisata. Amenitas memang belum baik. Kami hanya memiliki hotel bintang tiga, belum ada bintang lima. Maka itu, kita bisa memulai membuat paket-paket wisata petualangan. Kami memiliki alam, wisata danau, gunung, arung jeram, kuliner, agrowisata yang bisa dikembangkan. Nanti Oktober juga ada acara tahunan. Kita juga bisa mulai dari sini.
Kita undang beberapa turis untuk menikmati paket-paket wisata petualangan untuk menikmati budaya khas Dairi," ujar Eddy.
Eddy juga menjelaskan, ada banyak hal tradisional di Dairi yang dapayt dieksplor terutama untuk wisatawan milenial.

CEO PATA Indonesia, Poernomo Siswoprasetio mengatakan, PATA dapat berkolaborasi mempromosikan wisata, dan diharapkan memberikan dampak positif untuk pariwisata Kabupaten Dairi.
"Akan dibuatkan dulu potensi-pontensi apa yang menjadi unggulan, misalnya dari budaya, alam, dan ada khas kopi tentunya lebih menarik. Nanti juga akan disiapkan cerita history di Sumatera Utara yang menarik. Tentunya ini dapat menarik wisatawan asing dan lokal," ujar Poernomo Siswoprasetio.
Nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah daerah Kabupaten Dairi Sumatera Utara dengan PATA Indonesia bertujuan untuk pengembangan potensi wisata sekaligus mempromosikan wisata yang ada di Sumatera Utara, terutama Danau Toba dan sekitarnya ke mancanegara.
Dalam kesempatan itu juga digelar acara Bedah Buku. Acara ini menghadirkan narasumber CEO PATA Indonesia Chapter, Poernomo Siswoprasetijo, Budayawan/Penulis; Eka Budianta dan Agus H. Canny, Director of Marketing & Business Development PATA Indonesia Chapter.
Dalam buku Think Big Start Small Move Fast ini, Eka Budianta adalah sebagai editor buku dan praktisi pendidikan. Buku Think Big Start Small Move Fast ditulis oleh founder Jababeka, Setyono Djuandi Darmono diterbitkan oleh Kompas Gramedia.
Buku setebal kurang lebih 226 halaman ini berisi tentang motivasi dan character building. Intisari dari pemikiran-pemikiran inspiratif S.D Darmono terutama mengenai pengembangan moral, etos kerja pendalaman agama atau spiritual dan wawasan budaya yang telah membawanya sukses dalam mengelola perusahaan Kawasan Industri Jababeka Cikarang yang kini telah berkembang menjadi kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Selain itu telah melakukan ekspansi melalui beberapa anak perusahaan di bidang pariwisata, infrastruktur, logistik, pendidikan, hospitality dan real estate.
Editor: Vien Dimyati