Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 12 Desainer Muda Indonesia Siap Unjuk Gigi di IFW 2026, Ini Daftarnya!
Advertisement . Scroll to see content

Peduli Lingkungan, Tities Sapoetra Kenalkan 40 Koleksi Fashion Berbahan Organik 

Jumat, 18 Agustus 2023 - 22:05:00 WIB
Peduli Lingkungan, Tities Sapoetra Kenalkan 40 Koleksi Fashion Berbahan Organik 
Mengenal keindahan fashion berbahan organik (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pakaian yang kita kenakan sehari-hari ternyata turut berkontribusi pada kerusakan lingkungan. Barang fashion, terutama pakaian, melewati berbagai proses yang panjang dan berbahaya untuk lingkungan. 

UN Conference of Trade and Development (UNCTD) 2019 mengungkap, fashion adalah industri paling berpolusi kedua di dunia setelah industri perminyakan. Sepuluh persen dari emisi karbon yang memengaruhi krisis iklim dihasilkan dari industri fashion. 

Tak hanya itu, jumlah emisi karbon dari industri fashion juga lebih besar daripada total emisi yang dihasilkan dari gabungan industri jasa pengiriman dan penerbangan. Ini berarti industri fashion berperan besar dalam mendorong terjadinya perubahan iklim. 

Dalam beberapa tahun terakhir, dunia fashion telah mengalami perubahan yang signifikan. Para desainer, merek, dan konsumen semakin sadar akan dampak industri fashion terhadap lingkungan dan masyarakat. Sebagai respons terhadap kesadaran ini, tren baru muncul dalam bentuk mode berkelanjutan (sustainable fashion) dan ramah lingkungan. 

Mode berkelanjutan bukan hanya tentang penampilan yang keren, tetapi juga tentang cara produksi yang bertanggung jawab dan penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan. Mode berkelanjutan berfokus pada pengurangan dampak negatif industri fashion terhadap lingkungan. Salah satu aspek utama dari mode berkelanjutan adalah produksi yang lebih ramah lingkungan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut