Muslim Life Fair 2026 Jadi Destinasi Seru Jelang Ramadhan, Ada Kajian dengan Bahasa Isyarat!
BEKASI, iNews.id - Bekasi punya agenda menarik jelang Ramadhan tahun ini. Selama tiga hari, dimulai dari 6–8 Februari 2026, Mega Bekasi Hypermall berubah jadi ruang temu umat lewat gelaran Muslim Life Fair Bekasi 2026.
Bukan sekadar pameran belanja, event ini menjelma menjadi destinasi singkat yang memadukan wisata, kuliner, komunitas, hingga persiapan spiritual sebelum bulan suci. Seperti apa keseruannya?
Digelar untuk kedua kalinya di Bekasi dan menjadi penyelenggaraan ke-14 secara nasional, Muslim Life Fair menghadirkan suasana khas Ramadhan yang hangat dan akrab. Pengunjung tak cuma datang membawa daftar belanja, tapi juga waktu luang untuk bersilaturahmi, mengikuti kajian, hingga menikmati ragam aktivitas keluarga.
Direktur PT Lima Event Indonesia, Taufik Surya Hidayat, menyebut bahwa acara ini memang dirancang sebagai ruang bersama. Di satu lokasi, masyarakat bisa berbelanja kebutuhan muslim, bertemu komunitas, hingga menimba ilmu sebagai bekal menyambut Ramadhan.

Nuansa 'one stop experience' terasa kuat di sini. Dari Daurah Muslim Path berisi kajian keilmuan, sport fest seperti lomba panahan dan lari virtual, hingga playground keluarga, semua diramu untuk menjangkau berbagai segmen pengunjung.
Area kuliner pun tak kalah menggoda, lengkap dengan tenant makanan favorit hingga pasar kurma yang selalu jadi magnet jelang Ramadan. Fashion Muslim juga hadir, cocok buat yang ingin sekalian berburu busana Lebaran.
Menariknya, Muslim Life Fair Bekasi 2026 juga dirancang inklusif. Pada sesi kajian, panitia menghadirkan juru bahasa isyarat agar pengunjung difabel tetap bisa mengikuti materi dengan nyaman. Sebuah detail kecil yang memberi makna besar dalam pengalaman berkunjung.
"Kami ramah dengan saudara kami yang difabel dengan menghadirkan juru bahasa isyarat dalam kegiatan daurah, sehingga saudara-saudara kami yang difabel tetap bisa ikut memahami apa yang disampaikan para asatidz," ujar Taufik dalam keterangan resminya, Minggu (8/2/2026).
Dari sisi ekonomi lokal, event ini menjadi etalase penting bagi UMKM Bekasi. Taufik mencatat partisipasi pelaku usaha meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari jumlah maupun kualitas produk. Hal ini menunjukkan geliat UMKM Bekasi yang kian matang dan siap bersaing.
Dukungan pun datang dari Pemerintah Kota Bekasi. Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi, Rita Hartati, menilai Muslim Life Fair sejalan dengan upaya pemberdayaan UMKM daerah.

Dia menyebut kepercayaan menjadikan Bekasi sebagai tuan rumah untuk kedua kalinya sebagai kebanggaan sekaligus peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar.
"Ini menjadi kebanggaan bagi kami di mana Kota Bekasi dipilih jadi salah satu tempat dalam penyelenggaraan kegiatan yang berhasil menjadi ruang bagi pemasaran produk-produk UMKM di Bekasi," ujar Rita.
Editor: Muhammad Sukardi