Misteri Kemunculan 3 Batu Kuno di Pinggir Jalan Raya, Visualnya Mirip Sosok Dewa
JAKARTA, iNews.id - Benda purbakala merupakan salah satu warisan sejarah yang memiliki keunikan. Hingga saat ini kerap ditemui benda peninggalan bersejarah ini di berbagai daerah.
Ada yang utuh hingga telah rusak karena ketidaktahuan masyarakat. Padahal, benda purbakala memiliki unsur sejarah, menjadi alasan mengapa seharusnya benda-benda peninggalan zaman dahulu patut dirawat.
Namun, lain hal dengan situs purbakala yang satu ini. Ditemukan bermunculan di tengah desa, tepatnya di pinggir jalan raya. Peninggalan zaman kerajaan ini terlihat terbengkalai.
Dilansir dari video YouTube Channel Megaluh TV pada Selasa (21/12/2021), situs ini berlokasi di pinggir Jalan Kandangan, Kediri, Jawa Timur. Anda bisa menemukan batu kuno ini di jalan masuk menuju SMAN 1 Kandangan, tepatnya berada di depan toko.

"Di sini ada situs purbakala yang jarang diketahui orang. Ada tiga situs purbakala. Ada juga batuan candi. Jangan-jangan di dalamnya ada candinya," kata pemilik akun YouTube Channel Megaluh TV.
Benda purbakala terbengkalai di pinggir jalan di Kandangan ini diperkirakan telah berusia ribuan tahun. Diduga menggambarkan sosok para dewa.
“Kalau kita lihat secara visual, sepertinya pahatan arca ini masih agak sedikit kasar. Pahatannya juga terlihat telaten, teliti, dan sakti," ujar pemilik YouTube Channel Megaluh TV sembari memperlihatkan benda yang diduga prasasti ini.

Namun menurut salah satu penonton youtube yang ikut memberikan pendapatnya di kolom komentar, pahatan yang kasar itu disebabkan karena tergerus korosi karena tidak dirawat.
Tidak hanya ada satu, tapi terdapat empat batu kuno diduga prasasti purbakala yang jarang diketahui orang ini. Di antara keempatnya, pemilik youtube Channel Megaluh TV menebak, terdapat gambar dewa yang tengah membawa trisula.
“Sepertinya ini menggambarkan tokoh ya, tokoh-tokoh zaman dahulu. Ada juga yang bersayap.” Katanya.

Selain itu, di batu lainnya terlihat juga bagian yang mirip wajah manusia. Seolah mengenakan mahkota kerajaan.
Bagaimana, penasaran ingin melihat langsung situs peninggalan zaman kerajaan ini?
Editor: Vien Dimyati