Mister Aladin Gelar Flash Sale Hotel, Diskon 40 persen + Rp500.000
JAKARTA, iNews.id - Indonesia tengah menuju proses peralihan dari pandemi ke endemi COVID-19. Proses peralihan ini dipengaruhi oleh penurunan kasus positif COVID-19 di Indonesia akhir-akhir ini. Tidak hanya itu, angka kesembuhannya pun lebih besar dari penambahan kasus baru.
"Kondisinya menuju wabah terkendali. Kita bersiap menuju ke kondisi endemi tetapi tidak perlu terburu-buru,” kata epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Iwan Ariawan yang dikutip dari Sindonews.com (19/3/2022).
Iwan Ariawan menyebut peralihan pandemi ke endemi ini tidak hanya merujuk pada perubahan statusnya saja, namun perlu adanya persiapan yang baik dari segala pihak. Sistem surveilans yang baik juga diperlukan agar COVID-19 tidak kembali menjadi pandemi setelah dinyatakan endemi.
Kabar baik perihal proses peralihan ke endemi ini juga didukung dengan pernyataan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menyebutkan 86,6 persen populasi di Indonesia telah memiliki antibodi terhadap COVID-19. Angka tersebut merupakan hasil survey serologi yang dilakukan Kemenkes bersama Kemendagri dan Tim Pandemi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI (Sindonews.com, 20/3/2022).
Seiring dengan masih berjalannya vaksinasi COVID-19, maka jumlah penduduk dengan kekebalan terhadap virus COVID-19 juga semakin bertambah. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, hasil survei serologi akan menunjukkan berapa persen penduduk Indonesia yang sudah memiliki antibodi terhadap virus SARS-CoV- 2.