Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bali Dinobatkan Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Kalahkan Paris dan Roma
Advertisement . Scroll to see content

Lampion Terakhir Satu Dekade Dieng Culture Festival Pikat Wisatawan

Senin, 05 Agustus 2019 - 12:33:00 WIB
Lampion Terakhir Satu Dekade Dieng Culture Festival Pikat Wisatawan
Menikmati keindahan Dieng (Foto : Kemenpar)
Advertisement . Scroll to see content

BANJARNEGARA, iNews.id - Ada banyak tempat yang dapat dijelajahi ketika traveler wisata ke Dieng, Jawa Tengah. Salah satunya menikmati keseruan event tahunan Dieng Culture Festival (DCF) 2019.

Perhelatan event tahunan Dieng Culture Festival (DCF) 2019 mempromosikan pariwisata di wilayah Dieng Kulon, Jawa Tengah, dan sekitarnya kepada wisatawan.

Ketua Panitia Dieng Culture Festival Alif Fauzi mengatakan, ajang DCF mampu membawa dampak ekonomi dari sisi pariwisata bagi masyarakat Dieng Kulon di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

“Hingga memasuki tahun yang ke-10, event budaya yang menjadi agenda tahunan kalender pariwisata Indonesia itu nyatanya selalu menyedot kunjungan wisatawan ke Dieng,” kata Alif Fauzi, di Dieng Kulon, Banjarnegara, Sabtu (3/8/2019).

Banyak wisatawan memadati kawasan berjuluk negeri atas awan dalam tiga hari acara itu digelar. Hal ini membuktikan DCF menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dari berbagai penjuru daerah untuk datang.

Ratusan homestay di Dieng dan sekitarnya telah penuh terisi pada 2-4 Agustus 2019. Wisatawan telah memesan kamar sejak Januari 2019, jauh sebelum event ini diadakan.

“Pada 2018, kami telah memperkirakan dengan Pemerintah Provinsi, selama perhelatan DCF, terhitung ada Rp58 miliar. Jumlah itu, sama dengan jumlah penjualan hasil panen kentang selama satu tahun,” katanya.

Di tempat terpisah, Ketua Tim Pelaksana Calender of Event Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty mengatakan, gelaran DCF ini memang sangat konsisten dan menjadi agenda wajib bagi wisatawan khususnya generasi milenial untuk menyaksikan event yang berada di ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu.

“DCF ini menjadi sarana agar masyarakat turut merasakan dampak pariwisata juga. Semua diajak untuk menyukseskan DCF 2019 dan semua diajak untuk sadar pariwisata,” kata Esthy Reko Astuti.

DCF yang masuk satu dekade ini menyuguhkan beberapa atraksi yang ditunggu. Mulai dari 'Senandung Atas Awan' di mana beberapa artis seperti Gugun Blues Shelter, Pusakata, Djaduk Ferianto, dan Isyana Sarasvati, unjuk kebolehan.

Ada pula Festival Domba Batur, Java Coffee Festival, Sendra Tari Tradisional, pemotongan rambut gimbal, dan yang paling ditunggu adalah pelepasan lampion yang menjadi bagian dari Sky Lantern Festival. 

Aktivitas menyalakan lampion hingga menerbangkannya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang ke DCF. Namun, informasi dari akun instagram resmi DCF @festivaldieng, pelepasan lampion kali ini menjadi yang terakhir setelah satu dekade DCF berlangsung.

“Terima kasih Indonesia, ini adalah tahun terakhir Dieng Culture Festival dengan lampion, tahun depan kita tidak akan menggunakan lampion lagi. Terima kasih yang telah mendukung kami, kalian yang terbaik sampai jumpa di jazzatasawan 2020,” tulis @festivaldieng di halaman _instastory_ nya.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut