Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pamer Momen Mesra di Kota Tua, Ardhito Pramono dan Davina Caramoy Makin Lengket
Advertisement . Scroll to see content

Kota Tua Jakarta Diserbu Wisatawan saat Long Weekend, Nuansa Batavia Jadi Magnetnya!

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:11:00 WIB
Kota Tua Jakarta Diserbu Wisatawan saat Long Weekend, Nuansa Batavia Jadi Magnetnya!
Kota Tua jadi arena libur panjang pilihan wisatawan. (Foto: Niko Prayoga)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Siang itu, langit Jakarta terasa lebih ramah dari biasanya. Di tengah libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, kawasan Kota Tua berubah menjadi panggung besar yang dipenuhi tawa keluarga, derit sepeda ontel warna-warni, hingga kilatan kamera wisatawan yang sibuk memburu sudut paling estetik dari ibu kota lama.

Sejak selepas tengah hari, arus pengunjung terus mengalir dari berbagai arah. Sebagian datang dari kantong parkir di sekitar kawasan wisata, sebagian lainnya turun dari KRL di Stasiun Jakarta Kota dan berjalan kaki menuju pelataran Museum Fatahillah yang siang itu penuh sesak oleh wisatawan.

Namun Kota Tua hari ini bukan sekadar tempat orang berfoto di depan bangunan kolonial. Kawasan bersejarah ini perlahan menjelma menjadi ruang wisata yang memadukan nostalgia, hiburan, dan edukasi dalam satu pengalaman.

Di antara keramaian, sejumlah cosplayer berkostum Noni Belanda hingga tokoh pahlawan nasional menjadi magnet tersendiri. Anak-anak terlihat antusias mengajak berfoto, sementara pasangan muda memilih menyusuri kawasan dengan sepeda ontel sambil menikmati suasana khas Batavia tempo dulu.

Bagi pecinta fotografi dan media sosial, setiap sudut Kota Tua seperti memiliki cerita visualnya sendiri. Mulai dari dinding bangunan tua yang mulai memudar dimakan usia hingga jendela-jendela klasik berarsitektur Eropa, semuanya terasa fotogenik.

Menariknya, tren wisata kali ini menunjukkan bahwa pengunjung tak lagi datang hanya untuk bersantai. Banyak keluarga justru memanfaatkan momen libur panjang untuk mengenalkan sejarah kepada anak-anak mereka melalui museum.

Salah satunya dilakukan Kiki, wisatawan asal Karawang yang datang bersama keluarganya menggunakan KRL.

“Sengaja ke sini mau ngajak anak-anak karena mereka sekalian libur panjang, terus juga belum pernah ke sini. Jadi sekalian ngenalin museum-museum juga buat mereka,” ujar Kiki saat ditemui di kawasan Kota Tua, Jumat (15/5/2026).

Menurut dia, akses transportasi yang praktis menjadi salah satu alasan utama memilih Kota Tua sebagai destinasi akhir pekan keluarga.

“Alasannya karena di sini museumnya terjangkau dan banyak pilihannya. Kalau bosan melihat museum, bisa di luar ruangan seperti naik sepeda atau main balon. Tadi dari Karawang naik KRL, dari Stasiun Kota tinggal jalan sedikit langsung sampai,” katanya.

Pengalaman paling berkesan justru datang dari sentuhan teknologi modern di dalam museum bersejarah. Kiki mengaku terkesan dengan ruang immersive di Museum Wayang yang dinilainya membuat pengalaman belajar sejarah terasa jauh lebih menyenangkan bagi anak-anak.

“Tadi kami sudah ke Museum Keramik dan Museum Wayang. Pengalaman yang paling ikonik menurut saya ada di ruang immersive di Museum Wayang. Selain bisa menonton, kita juga bisa foto-foto karena ruangannya sangat interaktif,” ungkapnya.

Di sela hiruk-pikuk wisatawan domestik, turis mancanegara juga tampak menikmati atmosfer Kota Tua. Beberapa terlihat duduk santai di tepi pelataran sambil mengamati aktivitas warga lokal, sementara lainnya sibuk mengabadikan detail arsitektur gedung-gedung bersejarah yang masih berdiri kokoh di tengah modernitas Jakarta.

Kota Tua akhirnya bukan lagi sekadar destinasi sejarah yang identik dengan bangunan tua dan museum sunyi. Kawasan ini kini tampil sebagai wajah baru wisata urban Jakarta — tempat di mana sejarah terasa hidup, dekat, dan menyenangkan untuk segala usia.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut