Kemenparekraf Pertemukan Pelaku Ekraf dengan Lembaga Pendanaan Syariah lewat Bootcamp dan Pitching ICEFF 2023
MEDAN, iNews.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mempertemukan puluhan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dari berbagai subsektor dengan lembaga pendanaan syariah. Pertemuan tersebut dalam rangka tahapan boothcamp dan pitching program “Islamic Creative Economy Founders Fund (ICEFF) yang berlangsung di Kota Medan.
Setelah melalui berbagai tahapan dari pendaftaran hingga kurasi, para peserta yang dinyatakan lolos, berhak mengikuti boothcamp dan pitching untuk mendapatkan pembekalan dan simulasi pitching serta kesempatan pitching di depan lembaga pendanaan syariah dan investor.
Kegiatan boothcamp dan pitching di Medan berlangsung pada 12-14 Maret 2023 dan diikuti 24 pelaku ekraf dari 3 subsektor. Yakni kuliner (17 pelaku), fesyen (4 pelaku) dan kriya (3 pelaku).
Wali Kota Kota Medan yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Sumatera Utara, Agus Suriyono, saat membuka kegiatan boothcamp dan pitching program “ICEFF 2023” di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan, Senin (13/3/2023) mengatakan, Pemerintah Kota Medan sangat mendukung kegiatan ICEFF dan kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan ekonomi syariah dan industri halal.
"Pemerintah Kota Medan sangat mendukung penyelenggaraan Bootcamp dan Pitching ICEFF 2023 dan diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan ekonomi syariah dan indutri halal,” ujar Agus.
“Ekonomi syariah dan industri halal diharapkan dapat menjadi solusi perekonomian Indonesia pasca pandemi,” ujar Agus.
Ketua Pokja Perbankan dan Pembiayaan Terintegrasi Kemenparekraf/Baparekraf, Mugiyanto, mengatakan total terdapat 878 pelaku usaha yang mendaftar melalui website. Namun setelah dilakukan kurasi, diperoleh 24 pelaku ekraf yang berhak mengikuti bootcamp dan pitching dalam program “ICEFF 2023” di Kota Medan.
“Saya ucapkan selamat kepada 24 peserta yang terpilih mengikuti bootcamp dan pitching di Kota Medan. Saya harapkan kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya agar pendanaan dapat terealisasi,” ujar Mugiyanto.
Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Anggara Hayun Anujuprana, saat menutup acara, Selasa (14/3/2023) mengatakan, total pembiayaan yang akan tersalurkan sebesar Rp11 miliar.
“Kemenparekraf beserta YukBisnis dan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra kolaborasi akan tetap melakukan pendampingan kepada peserta dan diharapkan melalui kegiatan ini usaha Bapak/Ibu dapat naik kelas,” ujar Hayun.
Turut hadir dalam acara tersebut Deputi Kepala Perwakilan BI KPW Sumatera Utara, Yura A Djalins; Plt. Direktur Politeknik Pariwisata Medan, Ngatemin; Perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara serta Perwakilan Dinas Pariwisata Kota Medan.
Editor: Vien Dimyati