Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenpar Bagi-Bagi Paket Wisata Libur Nataru 2025, Banyak Diskon Tiket Pesawat!
Advertisement . Scroll to see content

Harga Tiket Pesawat Belum Turun, Sandiaga Uno: Kurs Rupiah Tinggi Berdampak pada Avtur

Senin, 06 Maret 2023 - 19:42:00 WIB
Harga Tiket Pesawat Belum Turun, Sandiaga Uno: Kurs Rupiah Tinggi Berdampak pada Avtur
Sandiaga Uno sebut kurs rupiah tinggi berdampak pada avtur (Foto: Kemenparekraf)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tingginya nilai kurs rupiah berdampak langsung terhadap kenaikan harga tiket pesawat. Tidak heran jika kini harga tiket pesawat belum mengalami penurunan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, salah satu alasan penyebab naiknya harga tiket pesawat adalah nilai tukar atau kurs rupiah yang juga tinggi. Maka, hingga saat ini sejumlah maskapai penerbangan belum menurunkan harganya.

Kurs rupiah yang tinggi dan harga tiket pesawat naik, juga ikut berimbas pada harga suku cadang (sparepart) hingga ongkos perawatan armada. Di mana hal ini juga diungkapkan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

"Saya sempat berdiskusi dengan Pak Gubernur BI, menyampaikan, salah satu yang menjadi pemicu mahalnya tiket salah satunya mahalnya Avtur," kata Sandiaga Uno, dalam Weekly Press Brief with Sandi Uno secara virtual, Senin (6/3/2023).

Lebih lanjut, ketidaktersediaan pesawat dan biaya operasi serta pemeliharaannya adalah kurs tinggi sehingga mengakibatkan harga spare parts dan harga-harga perawatan pesawat tinggi dibebankan kepada penumpang.

Untuk mengantisipasi sesuatu yang tidak diharapkan, maka pihaknya terus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), agar meningkatkan jumlah armada pesawat, ketersediaan kursi, hingga memprioritaskan supaya harga Avtur segera diturunkan. Nantinya dapat mengatasi permasalah atau keluhan para penumpang pesawat terbang, karena tiket pesawat naik.

"Kami berharap dengan kolaborasi dengan Kemenhub, jumlah penerbangan akan meningkat, jumlah ketersediaan kursi juga akan semakin banyak," katanya.

Sebelumnya, Sandiaga mengatakan tingginya harga tiket pesawat masih menjadi salah satu hal yang perlu diselesaikan. Sebab hal ini akan berkaitan dengan wisatawan yang akan datang ke sejumlah destinasi wisata di Indonesia.

Sandiaga menyebut, selama pandemi beberapa waktu lalu membuat jumlah penerbangan pesawat menjadi berkurang karena adanya pembatasan. Kini dia bersama lembaga atau kementerian lainnya terus berupaya memulihkan kembali bertambahnya ketersediaan kursi dan jumlah penerbangan.

"360 derajat kita coba solusikan. Kita tidak hanya bisa bergantung pada maskapai dalam negeri saja, tapi kita harus merangkul maskapai dari luar negeri," ujarnya.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut